Banjir Setinggi Dua Meter Rendam Sebelas Titik di Bekasi

- Minggu, 18 Januari 2026 | 10:25 WIB
Banjir Setinggi Dua Meter Rendam Sebelas Titik di Bekasi

Hujan deras yang mengguyur semalaman ternyata berimbas serius. Pagi ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir. Genangan air muncul di berbagai titik, memaksa sejumlah warga untuk meninggalkan rumah mereka.

Dodi Supriadi, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, mengonfirmasi hal itu. Menurutnya, proses evakuasi warga sedang menjadi fokus utama tim di lapangan.

"Ada (warga yang mengungsi). (Namun) Masih dalam pendataan,"

kata Dodi ketika dihubungi via telepon pada Minggu (18/1/2026).

Ia menambahkan, pihaknya masih terus mendata kebutuhan dan kondisi aktual di lokasi kejadian. "Lagi diidentifikasi kebutuhan di lapangan, sementara fokus penanganan evakuasi warga," ucap Dodi.

Berdasarkan data sementara, setidaknya ada sebelas lokasi yang terendam. Kondisinya bervariasi, dari genangan sedalam 70 sentimeter hingga yang mencapai dua meter. Di Kali Ulu, Desa Karang Raharja, Cikarang Utara, misalnya, air sudah menyentuh ketinggian 200 cm. Situasi serupa terjadi di Kampung Poncol, Desa Tanjungsari, dengan air setinggi 150 cm.

Wilayah permukiman juga tak luput. Perumahan Setia Mekar di Tambun Selatan terendam sekitar satu meter. Sementara itu, di kawasan seperti Kartika Wana Sari (Cibitung) dan Babelan Kota, genangan berkisar 80 cm.

Lokasi-lokasi lain yang terdampak meliputi Perum PNR di Karang Bahagia (70 cm), Kampung Parung Lesang di Pasirranji (100 cm), hingga Kampung Kalendrowak di Karangsari (100 cm). Beberapa desa seperti Sriamur di Tambun Utara dan Bojong Sari di Kedung Waringin juga dilaporkan kebanjiran, meski data ketinggian airnya masih dikumpulkan. Begitu pula kawasan Green Residence di Karang Satria.

Pemandangan pagi ini pun berubah. Jalan-jalan yang biasanya ramai kini lebih mirip kanal, menghanyutkan rutinitas warga Bekasi yang hendak memulai hari.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar