Kilas Balik Unggahan yang Memicu Sorotan
Gelombang kritik bermula dari unggahan video di akun Instagram @sasetyaningtyas. Dalam video tersebut, terlihat pemilik akun membuka sebuah paket berisi surat dari Home Office Inggris yang mengonfirmasi kewarganegaraan Inggris untuk anak keduanya, disertai paspor yang baru diterima.
Dengan penuh semangat, ia berkata, “Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang merubah nasib dan masa depan anak-anakku, kita buka ya.”
“Ini adalah surat dari Home Office Inggris yang menyatakan kalau anak aku yang kedua sudah diterima jadi WN Inggris,” lanjutnya.
Pernyataan yang kemudian memicu polemik muncul saat ia menyampaikan pandangannya tentang kewarganegaraan. “I know the world seems unfair tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan, kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.
Permintaan Maaf Terbuka dari Penerima Beasiswa
Menghadapi tekanan dan tanggapan publik yang luas, pemilik akun tersebut akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada Jumat (20/2). Dalam klarifikasinya, ia mengaku pernyataannya dilandasi rasa kecewa tertentu, namun menyadari bahwa langkah dan pemilihan katanya keliru.
“Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia. Untuk itu, saya mengakui kesalahan saya dalam pemilihan kata dan menyampaikannya di ruang publik,” ungkapnya.
Artikel Terkait
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang
Presiden Iran Tegaskan: Gencatan Senjata dengan AS Bergantung pada Penghentian Serangan Israel ke Lebanon