Selain isu perdamaian, Muzani juga menyoroti hasil kunjungan Prabowo ke Washington DC, AS. Rupanya, dari sana muncul rencana investasi bernilai besar dari Amerika Serikat.
“Saya kira ini sesuatu kabar yang membanggakan,” tuturnya, sambil menambahkan, “meskipun ini baru MoU ya, sehingga industri-industri kita bisa bersaing, bisa lebih baik lagi.”
Sebelumnya, Presiden Prabowo sendiri telah menegaskan komitmen Indonesia. Saat berada di Washington DC, Kamis (19/2/2026), ia menyatakan dukungan penuh untuk perdamaian di Palestina lewat partisipasi aktif dalam BoP.
“Kami akan mewujudkan impian perdamaian di Palestina,” tegas Prabowo kala itu, “solusi yang berkelanjutan bagi Palestina dan di Gaza.”
Jadi, dari diplomasi hingga investasi, langkah-langkah pemerintah ini mendapat sorotan. Dan menurut Muzani, semuanya bergerak ke arah yang positif.
Artikel Terkait
Korban Penyiraman Air Keras dari KontraS Desak Pengadilan Umum untuk Pelaku dari BAIS TNI
Slot Akui Superioritas PSG Usai Liverpool Tunduk 2-0 di Parc des Princes
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian Ponorogo
Trump Usulkan Usaha Patungan dengan Iran untuk Pungutan di Selat Hormuz