"Hasil yang sudah kita capai harus terus tumbuh dan meningkat. Tidak boleh stagnan," tambahnya.
Lebih jauh, Saan menjelaskan bahwa struktur partai harus berfungsi sebagai mesin penggerak yang dinamis, bukan sekadar daftar nama di atas kertas. Konsolidasi, menurutnya, harus meresap hingga ke tingkat paling bawah agar organisasi benar-benar solid.
"Struktur harus menjelma menjadi mesin yang terus bergerak. Struktur adalah ujung tombak dalam pergerakan partai. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat atas, tetapi harus berjalan sampai ke tingkat bawah," jelasnya.
Untuk memastikan struktur itu hidup dan efektif, Saan menilai pengakuan dan pemberian ruang kebanggaan kepada setiap kader merupakan hal krusial. Hal ini diyakini akan menciptakan energi dan komitmen yang berbeda di lapangan.
"Berikan kebanggaan kepada seluruh jajaran struktural dan fungsionaris. Ketika mereka merasa diakui, mereka akan bergerak dengan energi yang berbeda," tuturnya.
Menuju 2029 dengan Konsolidasi Berkelanjutan
Menutup arahan, Saan Mustopa meyakini bahwa target politik 2029 dapat diwujudkan bukan sebagai angan-angan, melainkan sebagai sebuah keniscayaan. Kunci utamanya terletak pada kerja kolektif yang dimulai sejak dini, dengan menyelaraskan mental pemenang, struktur yang kokoh, dan konsolidasi yang konsisten. Momentum politik yang diidamkan, simpulnya, adalah buah dari kesungguhan persiapan yang dilakukan hari ini.
Artikel Terkait
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang
Presiden Iran Tegaskan: Gencatan Senjata dengan AS Bergantung pada Penghentian Serangan Israel ke Lebanon
Pemulihan Pasca Bencana Aceh Capai 91 Persen, Fokus Beralih ke Pemulihan Sosial-Ekonomi
Dua Penumpang Lompat dari Angkot Usai Dibegal di Medan, Satu Kritis