Saan Mustopa Tekankan Persiapan Matang dan Mental Pemenang Menuju Pemilu 2029 di Dapil Jabar

- Minggu, 22 Februari 2026 | 22:15 WIB
Saan Mustopa Tekankan Persiapan Matang dan Mental Pemenang Menuju Pemilu 2029 di Dapil Jabar

MURIANETWORK.COM - Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, mengakhiri Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menggelar konsolidasi politik di Daerah Pemilihan (Dapil) 8 Jawa Barat, yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu. Dalam pertemuan dengan jajaran partai, politisi NasDem itu menekankan pentingnya persiapan matang dan terukur untuk menyambut momentum politik menuju Pemilu 2029.

Momentum Politik: Persiapan Dikali Kesiapan

Dalam arahannya, Saan Mustopa yang juga Wakil Ketua Umum Partai NasDem, mengibaratkan kemenangan politik bukanlah pencapaian instan. Ia lantas menggunakan analogi fisika untuk merinci konsep momentum. Dalam pandangannya, momentum politik lahir dari pertemuan antara persiapan yang matang dan kesiapan yang kuat, mirip rumus fisika di mana momentum adalah hasil perkalian massa dan kecepatan.

"Momentum politik adalah perkalian antara persiapan yang kita miliki dengan kesiapan kita. Kalau kesiapan kita nol, maka momentum itu tidak akan pernah terjadi," tegas Saan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026).

Ia melanjutkan bahwa persiapan utama tidak hanya bersifat teknis dan strategis, tetapi juga menyangkut aspek mental. Tanpa fondasi mental yang tepat, kata dia, upaya meraih kemenangan akan menemui hambatan yang signifikan.

"Apa itu mental pemenang? Mental yang penuh optimisme, mental yang ditandai tekad yang kuat. Kita harus punya ambisi dan keinginan yang tinggi. Karena kalau ada kemauan, pasti ada jalan," ungkapnya.

Prestasi Harus Terus Tumbuh, Struktur Harus Hidup

Meski menilai perkembangan politik di Dapil 8 menunjukkan tren positif, Saan mengingatkan agar capaian tersebut tidak berhenti sebagai angka statis. Ia menekankan pentingnya pertumbuhan yang berkelanjutan, yang menurutnya hanya bisa diwujudkan dengan penguatan struktur partai hingga ke akar rumput.

"Hasil yang sudah kita capai harus terus tumbuh dan meningkat. Tidak boleh stagnan," tambahnya.

Lebih jauh, Saan menjelaskan bahwa struktur partai harus berfungsi sebagai mesin penggerak yang dinamis, bukan sekadar daftar nama di atas kertas. Konsolidasi, menurutnya, harus meresap hingga ke tingkat paling bawah agar organisasi benar-benar solid.

"Struktur harus menjelma menjadi mesin yang terus bergerak. Struktur adalah ujung tombak dalam pergerakan partai. Konsolidasi tidak boleh berhenti di tingkat atas, tetapi harus berjalan sampai ke tingkat bawah," jelasnya.

Untuk memastikan struktur itu hidup dan efektif, Saan menilai pengakuan dan pemberian ruang kebanggaan kepada setiap kader merupakan hal krusial. Hal ini diyakini akan menciptakan energi dan komitmen yang berbeda di lapangan.

"Berikan kebanggaan kepada seluruh jajaran struktural dan fungsionaris. Ketika mereka merasa diakui, mereka akan bergerak dengan energi yang berbeda," tuturnya.

Menuju 2029 dengan Konsolidasi Berkelanjutan

Menutup arahan, Saan Mustopa meyakini bahwa target politik 2029 dapat diwujudkan bukan sebagai angan-angan, melainkan sebagai sebuah keniscayaan. Kunci utamanya terletak pada kerja kolektif yang dimulai sejak dini, dengan menyelaraskan mental pemenang, struktur yang kokoh, dan konsolidasi yang konsisten. Momentum politik yang diidamkan, simpulnya, adalah buah dari kesungguhan persiapan yang dilakukan hari ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar