Longsor di Tasikmalaya Putuskan Akses Jalan Penghubung Dua Kecamatan

- Minggu, 22 Februari 2026 | 19:35 WIB
Longsor di Tasikmalaya Putuskan Akses Jalan Penghubung Dua Kecamatan

MURIANETWORK.COM - Akses jalan penghubung antara Kecamatan Sukarame dan Tanjungjaya di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terputus total akibat tanah longsor. Bencana yang terjadi pada Minggu (22/2/2026) petang itu dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, mengakibatkan material dari tebing setinggi sekitar 30 meter longsor dan menutupi badan jalan.

Material Longsoran Tutup Jalan Penghubung

Longsor yang melanda Kampung Daleum, Desa Sukamenak, tidak hanya melibatkan material tanah, tetapi juga lahan pertanian warga berupa sawah dan kebun. Material tersebut kemudian menumpuk dan menutupi akses vital penghubung dua kecamatan. Tebing yang runtuh memiliki dimensi yang cukup besar, dengan lebar mencapai sekitar 50 meter, sehingga membuat ruas jalan tertutup total.

Kapolsek Sukarame Iptu Mulyadi menjelaskan penyebab awal bencana. "Tadi longsor karena memang intensitas hujan tinggi. Lahan sawah ada kebun juga longsor menimpa jalan penghubung dua kecamatan," tuturnya.

Warga Terpaksa Lakukan Penyesuaian Perjalanan

Akibat terputusnya akses langsung, masyarakat dari Desa Sukamenak di Kecamatan Sukarame dan Desa Ciloloha di Kecamatan Tanjungjaya harus mencari alternatif. Mereka kini terpaksa memutar lebih jauh melalui Desa Wargakerta untuk dapat saling terhubung. Rute alternatif ini tentu menambah waktu dan jarak tempuh perjalanan warga.

Iptu Mulyadi mengonfirmasi adanya opsi lain bagi mobilitas penduduk. "Jadi ada jalan lain untuk akses warga ini," jelasnya mengenai rute darurat tersebut.

Upaya Bersihkan Lokasi Segera Dilakukan

Pasca kejadian, upaya penanganan langsung digelar. Petugas gabungan yang terdiri dari unsur BPBD, Forum Komunikasi Tagana, TNI, dan Polri turun ke lokasi. Mereka dibantu oleh sejumlah warga setempat yang sigap merespons bencana. Fokus utama saat ini adalah mengevakuasi material longsoran yang masih menutupi jalan untuk secepatnya membuka akses transportasi yang terputus.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar