Di Gedung MTQ Pidie Jaya yang ramai, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan satu hal: prioritas utama pemulihan bencana di wilayah ini adalah kecepatan. Kecepatan membangun hunian tetap dan memperbaiki infrastruktur yang rusak. Sebagai Ketua Satgas PRR untuk Sumatera, Tito menekankan bahwa warga yang kehilangan rumah harus segera mendapat kepastian.
“Hunian tetap ini prosesnya melibatkan pemerintahan daerah, dan ... pasti saya akan kejar bupati semua, gubernur saya pasti akan kejar [penyiapan datanya],” tegas Tito dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/2/2026).
Pernyataannya itu disampaikan usai buka puasa bersama dengan masyarakat setempat, Sabtu (21/2) lalu. Menurutnya, semua bergantung pada data dari pemerintah daerah. Validasi data penerima bantuan yang akurat dan lengkap jadi kunci agar pembangunan huntap tak tersendat.
“Yang menjadi kunci untuk huntap, karena Pak Bupati bilang, ‘Tolonglah bangunkan huntap secepat mungkin’. Kecepatan membangun huntap itu nomor satu adalah data dari Pemda. Ini harus ditanya satu per satu warga ini,” jelasnya lagi.
Namun begitu, fokus tak cuma pada rumah. Infrastruktur, terutama jembatan penghubung yang ambruk, juga jadi perhatian serius. Tito mengaku sudah berkoordinasi langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum. Rencananya, jembatan permanen dua jalur akan segera dibangun di samping jembatan sementara yang roboh.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia