“Menteri PU saya udah kontak tadi dan juga petugas PU. Menteri PU sampaikan sama saya ... tadi barusan setengah jam lalu kontak-kontakan, dia bangun jembatan [permanen] di sebelahnya jembatan sementara yang roboh itu,” ungkapnya.
Ini penting. Jalur itu adalah akses strategis yang menghubungkan Medan dan Banda Aceh, sering dilalui truk-truk besar. Tanpa konstruksi yang kuat dan andal, mobilitas warga dan distribusi logistik bakal terus bermasalah.
Di sisi lain, Tito mengakui masih ada pekerjaan rumah lain yang menanti. Sejumlah rumah warga masih terendam lumpur. Sekitar 1.500 hektare sawah belum pulih. Untuk jangka panjang, pemerintah mempertimbangkan pembangunan sabo dam dan penguatan tanggul guna meminimalkan risiko banjir susulan di masa datang.
Harapannya, dengan koordinasi ketat antar kementerian dan dukungan penuh Pemda, proses pemulihan di Pidie Jaya bisa berjalan efektif. Bukan sekadar membangun, tapi membangun dengan tepat sasaran agar masyarakat terdampak benar-benar merasakan kepastian.
Usai acara, Tito menyerahkan bantuan berupa perlengkapan ibadah serta pakaian jilbab, celana, kemeja, hingga jaket dan rompi. Kegiatan malam itu kemudian ditutup dengan salat Tarawih berjamaah, mengisi suasana Ramadhan di tengah upaya bangkit dari bencana.
Artikel Terkait
PSG Kalahkan Liverpool 2-0, Kokohkan Posisi Jelang Leg Kedua
Harga Emas Perhiasan Tembus Rp2,4 Juta per Gram pada 9 April 2026
Kisah Mardi Rambo dan Pengorbanan Prajurit Garuda di Medan Perdamaian
Promotor Ungkap Tantangan Yakinkan Patrick Kluivert Tampil Lagi di Indonesia