BANGKOK – Tiket ke Asian Games 2026 akhirnya digenggam Timnas Hoki Indonesia. Di laga penentuan yang menegangkan, skuad putra berhasil menundukkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan mereka ke ajang multievent terbesar di Asia yang akan digelar di Nagoya.
Pertaruhan berlangsung di Royal Thai Air Force Hockey Field, Senin lalu. Suasana tebak-tebakan berakhir di kuarter akhir, ketika Aulia Akbar Al Ardh berhasil membobol gawang Thailand lewat eksekusi penalty corner. Gol tunggal itu cukup untuk membawa pulang kemenangan dan, yang lebih penting, satu tiket ke Nagoya.
Pelatih Dharma Raj tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Apalagi, anak asuhnya itu harus bertarung dalam kondisi fisik yang tidak prima, setelah sehari sebelumnya berjibaku mengalahkan Kazakhstan dengan skor 4-3.
“Luar biasa perjuangan dan semangat anak-anak. Dalam pertandingan empat kuarter, mereka mampu mengimbangi permainan cepat sekaligus menutup peluang Thailand mencetak gol meski kondisi fisik mereka sudah terkuras,” kata Dharma.
Menurutnya, kemenangan ini bukan cuma soal taktik. “Tidak hanya itu saja, mereka juga bisa mendapatkan 6 penalty corner dan menekan Thailand hanya mendapatkan 2 penalty corner,” sambungnya.
“Alhamdulillah, dengan kemenangan ini Timnas Hoki Lapangan Putra Indonesia bukan hanya melangkah ke semifinal tetapi juga memastikan tiket ke Asian Games Nagoya 2026,” ucap Dharma.
Di sisi lain, sang pahlawan gol, Akbar, mengaku lega sekaligus bangga. Hasil ini mengulangi kesuksesan empat tahun silam, saat Indonesia juga lolos dari babak kualifikasi untuk Asian Games Hangzhou.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Ini semua berkat kerja keras dan usaha rekan-rekan semua. Apa yang diinstruksikan tim pelatih semua dilaksanakan. Begitu juga gol penentu 1-0 lawan Thailand lewat penalty corner dari saya pribadi,” ujar Akbar.
Dengan hasil ini, Timnas Hoki Indonesia duduk di posisi runner-up Pool A, mengumpulkan sembilan poin dari tiga kemenangan dan satu kekalahan. Puncak klasemen diduduki Oman yang sempurna dengan 12 poin.
Namun begitu, perjalanan belum usai. Tantangan berikutnya sudah menunggu: Sri Lanka di babak semifinal pada Kamis besok. Tim dari Pool B itu bukan lawan sembarangan, mereka melaju sebagai pemimpin grup.
Dharma menyadari betul hal itu. “Kami akan memanfaatkan waktu dua hari istirahat untuk mengembalikan kondisi fisik pemain. Jadi, mereka bisa bermain lebih baik lagi saat menghadapi Sri Lanka nanti,” tuturnya. Harapannya jelas: melangkah lebih jauh, ke final.
Artikel Terkait
Persik Kediri Kalahkan Persita 1-0 Berkat Gol Jon Toral
Mauricio Souza Kritik Kreativitas Lini Depan Meski Persija Taklukkan PSBS Biak
Marc Marquez Buka Peluang Pensiun Dini dari MotoGP Usai Musim 2026
Kemenpora dan Kemendikbudristek Sinergi Perkuat Ekosistem Olahraga Kampus