BARCELONA Tiga seri awal MotoGP 2026 belum menunjukkan Marc Marquez di puncak performanya. Podium masih luput dari genggamannya, sementara rival dari Aprilia Racing tampil begitu dominan. Namun, anehnya, justru dalam kondisi ini, nama Marquez masih disebut-sebut sebagai favorit utama perebutan gelar juara tahun ini. Prediksi ini datang dari mantan pembalap, Marco Melandri.
Melandri tak cuma yakin Marquez masih yang terdepan. Dia bahkan bilang, kalau si "Baby Alien" itu berhasil juara tahun ini, jangan kaget kalau dia langsung memutuskan pensiun. Cukup mengejutkan, memang.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan Marquez? Rupanya, ada dua hal yang jadi beban. Cedera dari kecelakaan mengerikan di MotoGP Indonesia 2025 masih terasa. Musim lalu ia terpaksa finish lebih awal, dan dampaknya terbawa sampai sekarang, memengaruhi kesiapan fisiknya di grid.
Di sisi lain, tekanan mentalnya juga nggak main-main. Setelah memberikan segalanya bahkan lebih dari 110 persen untuk merebut gelar di 2025, ekspektasi untuk mempertahankannya di 2026 itu luar biasa berat. Seakan-akan, semua mata menuntut pengulangan sejarah.
“Dia tetaplah pembalap paling komplet yang kita miliki, meski mungkin ledakannya tidak sehebat tahun lalu,” ujar Melandri.
Menurut analisnya, justru tekanan mental inilah, lebih dari cedera fisik, yang sedang menggerogoti energi Marquez. Tapi ya itu, dalam kondisi apa pun, Melandri tetap menaruh Marquez di posisi teratas daftar calon juara.
Namun begitu, jalan menuju gelar kesepuluh itu nggak akan mulus. Ada ancaman baru yang sedang on fire: Marco Bezzecchi.
Artikel Terkait
Juventus Incar Manuel Ugarte, Syaratnya Lolos Liga Champions
Pelatih Indonesia di Balik Kejutan Kevin Cordon di Olimpiade Tokyo
Oscar Haro Puji Mental Marc Marquez di Tengah Awal Musim yang Berat
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Pembuka Piala AFF 2026