Melandri: Marquez Tetap Favorit Juara MotoGP 2026 Meski Start Terseok

- Selasa, 07 April 2026 | 22:15 WIB
Melandri: Marquez Tetap Favorit Juara MotoGP 2026 Meski Start Terseok

BARCELONA Tiga seri awal MotoGP 2026 belum menunjukkan Marc Marquez di puncak performanya. Podium masih luput dari genggamannya, sementara rival dari Aprilia Racing tampil begitu dominan. Namun, anehnya, justru dalam kondisi ini, nama Marquez masih disebut-sebut sebagai favorit utama perebutan gelar juara tahun ini. Prediksi ini datang dari mantan pembalap, Marco Melandri.

Melandri tak cuma yakin Marquez masih yang terdepan. Dia bahkan bilang, kalau si "Baby Alien" itu berhasil juara tahun ini, jangan kaget kalau dia langsung memutuskan pensiun. Cukup mengejutkan, memang.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi dengan Marquez? Rupanya, ada dua hal yang jadi beban. Cedera dari kecelakaan mengerikan di MotoGP Indonesia 2025 masih terasa. Musim lalu ia terpaksa finish lebih awal, dan dampaknya terbawa sampai sekarang, memengaruhi kesiapan fisiknya di grid.

Di sisi lain, tekanan mentalnya juga nggak main-main. Setelah memberikan segalanya bahkan lebih dari 110 persen untuk merebut gelar di 2025, ekspektasi untuk mempertahankannya di 2026 itu luar biasa berat. Seakan-akan, semua mata menuntut pengulangan sejarah.

“Dia tetaplah pembalap paling komplet yang kita miliki, meski mungkin ledakannya tidak sehebat tahun lalu,” ujar Melandri.

Menurut analisnya, justru tekanan mental inilah, lebih dari cedera fisik, yang sedang menggerogoti energi Marquez. Tapi ya itu, dalam kondisi apa pun, Melandri tetap menaruh Marquez di posisi teratas daftar calon juara.

Namun begitu, jalan menuju gelar kesepuluh itu nggak akan mulus. Ada ancaman baru yang sedang on fire: Marco Bezzecchi.

Pembalap Aprilia Racing itu benar-benar impresif, meraih kemenangan di tiga balapan pembuka. Konsistensinya jadi tekanan tambahan yang serius buat Marquez.

“Marquez tetap favorit saya, tapi kalau Bezzecchi bisa menjaga performa dan mengelola diri, dia benar-benar bisa jadi pesaing nyata,” tambah Melandri.

Soal wacana pensiun, Melandri punya pandangan jelas. Baginya, gelar juara 2026 bisa jadi kalimat penutup yang sempurna bagi karir legendaris Marquez.

“Kalau akhirnya dia juara, sangat mungkin dia memutuskan untuk gantung helm di akhir musim. Saya tidak akan terkejut sama sekali. Dia mungkin akan berhenti tepat setelah meraih gelar grand prix ke-10 itu,” tuturnya.

Intinya, meski start-nya kurang cemerlang, Marquez tetaplah tokoh sentral di papan atas. Setiap balapan ke depan akan jadi penentu; apakah dia bisa kembali naik podium dan mempertahankan peluang, atau justru tergilas oleh tekanan dan rival-rival anyar yang semakin garang.

Persaingan MotoGP 2026 ini jadi menarik betul. Ada pembalap yang sedang di puncak kepercayaan diri, dan di sisi lain, ada legenda yang berjuang membuktikan bahwa dirinya masih bisa, meski harus menanggung beban fisik dan mental yang tidak ringan.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar