Di sisi lain, Pramono juga mengungkap strategi jangka pendek yang kerap dipakai Pemprov. Antisipasi dilakukan setiap hari berdasarkan data dari BMKG. Intinya, mereka tak mau ambil risiko.
“Setiap hari kita putuskan… beberapa kali kalau memang diperlukan modifikasi cuaca ya kami lakukan,” jelasnya.
Ia mengakui, curah hujan dari semalam terbilang tinggi. Namun begitu, keputusan untuk melakukan modifikasi cuaca tetap bergantung pada analisa data yang masuk.
“Kami nggak perlu lagi menyampaikan bahwa perlu dilakukan, yang jelas bahwa sekarang ini cuaca di Jakarta dan sekitarnya, bukan hanya di Jakarta. Kalau memang curah hujannya tinggi mau tidak mau harus ada modifikasi cuaca,” tutur Pramono.
Patokannya jelas. “Pokoknya kalau BMKG mengatakan kemungkinan curah hujannya di atas 200 mm per hari, pasti kami lakukan modifikasi cuaca,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Ketua Parlemen Iran: Waktu AS dan Israel Patuhi Gencatan Senjata di Lebanon Hampir Habis
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan dan Penyekapan Anak 10 Tahun di Cirebon
Geopolitik Panas Ganggu Pasokan Minyak, Aktivis Dorong Percepatan Pengurangan Plastik Sekali Pakai
Empat Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan KPK Ditangkap di Jakarta