Menteri Ekonomi Kreatif Dorong Tumpeng Jadi Kekayaan Intelektual Nasional

- Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45 WIB
Menteri Ekonomi Kreatif Dorong Tumpeng Jadi Kekayaan Intelektual Nasional

Ketua Umum IGC periode 2023–2026, Ria Musiawan, menyatakan bahwa hampir enam tahun berkarya adalah momentum tepat untuk memperluas kolaborasi dengan pemerintah. "Salah satu prioritas kami adalah pengembangan Buku Tumpeng Indonesia sebagai National Gastronomy IP," katanya. Tak cuma itu, mereka juga mendorong penguatan kurasi untuk UMKM, pembuatan Gastronomy Creative Hub, hingga model pameran yang mengutamakan pengalaman.

Respons dari pemerintah pun tampak positif. Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif, Yuke Sri Rahayu, mengapresiasi konsistensi IGC. Ia menekankan, narasi yang kuat adalah kunci daya saing global.

"Banyak kuliner Nusantara punya potensi sebagai vegan-friendly, gluten-free, hingga healthy food,"

tutur Yuke. Jika dikemas dengan tepat, potensi itu jelas bisa mendongkrak nilai ekonomi dan omzet pelaku usaha.

Sebagai langkah nyata, tradisi pertumpengan diusulkan jadi proyek percontohan pengembangan IP gastronomi nasional. Harapannya, ini bisa jadi contoh bagaimana kekayaan budaya dikomersialisasikan tanpa mengikis nilai filosofinya. Audiensi ini, pada akhirnya, menandai sinergi yang makin erat antara pemerintah dan komunitas. Semua untuk satu tujuan: membangun ekosistem gastronomi berbasis IP dan menegaskan kuliner Nusantara sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar