“Bahkan dari RT/RW juga belum pernah ada ‘sounding’. Malah kami yang reaktif, secara proaktif melaporkan sejak proses pembangunannya dimulai,” sambung Idham.
Keluhan ini sebenarnya sudah mencuat di media sosial. Seorang warga di Threads mengaku sudah melaporkan lewat aplikasi JAKI dan kanal resmi Pemprov DKI, bahkan menandai akun Gubernur Pramono Anung. Sayangnya, respons yang diharapkan tak kunjung datang.
Namun begitu, keluhan itu akhirnya terdengar juga. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan akan menindaklanjuti laporan warga. Rencananya, dia akan memanggil seluruh pengelola dan stakeholder terkait untuk membahas persoalan ini.
Pemanggilan direncanakan berlangsung minggu depan. Tujuannya jelas: memastikan semua perizinan dan operasional usaha itu sudah sesuai aturan main.
“Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini. Saya minta dipresentasikan,” kata Pramono di Balai Kota.
Kini, warga seperti Idham hanya bisa menunggu. Menunggu apakah janji tindak lanjut itu akan membawa ketenangan kembali ke kamar dan ruang tamu mereka, atau suara bola menghantam kaca itu akan terus menjadi pengisi hari-hari mereka.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Timur Diperketat Pengawasannya
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Tewaskan Pemilik Hajatan di Purwakarta
Guru Silat di Serang Diamankan Warga Diduga Lecehkan Murid di Bawah Umur
Buronan Bandar Narkoba The Doctor Ditangkap di Penang Setelah Bersembunyi Sejak 2024