MURIANETWORK.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengajak Iran untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) dalam rapat perdana dewan tersebut di AS. Dalam pernyataannya yang tegas, Trump memberikan pilihan kepada Iran: bergabung dalam upaya perdamaian atau menghadapi konsekuensi serius. Pernyataan ini disampaikan di hadapan para pemimpin negara anggota dewan, Jumat (20/2/2026), dan mengisyaratkan tekanan diplomatik baru terhadap kebijakan luar negeri Tehran.
Ajakan Terbuka dan Peringatan Tegas
Dalam pidatonya, Trump secara langsung menawarkan jalan bagi Iran untuk terlibat dalam proses diplomatik yang sedang berjalan. Namun, ajakan itu dibarengi dengan nada peringatan yang jelas, menciptakan dinamika antara peluang dan ancaman. "Sekaranglah saatnya bagi Iran untuk bergabung dengan kita di jalan yang akan menyelesaikan apa yang sedang kita lakukan," tutur Trump.
Ia kemudian melanjutkan dengan kalimat yang memperjelas dua skenario yang mungkin terjadi. "Jika mereka bergabung dengan kita, itu akan bagus, dan jika tidak, itu juga akan bagus, tetapi itu akan menjadi jalan yang sangat berbeda," tegasnya.
Artikel Terkait
Hyundai Perkuat Kemitraan dengan FIFA, Tunjuk Son Heung-min dan Robot Boston Dynamics untuk Piala Dunia 2026
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta