Trump Tawarkan Iran Bergabung dengan Dewan Perdamaian, Disertai Peringatan Tegas

- Jumat, 20 Februari 2026 | 01:30 WIB
Trump Tawarkan Iran Bergabung dengan Dewan Perdamaian, Disertai Peringatan Tegas

Di balik ajakan tersebut, Trump menyampaikan kekhawatiran mendalam yang sering diungkapkan oleh pemerintahan AS dan sekutu-sekutunya mengenai peran Iran di kawasan Timur Tengah. Presiden AS itu menilai bahwa tindakan Tehran dinilai telah mengganggu keseimbangan yang rapuh.

"Mereka tidak dapat terus mengancam stabilitas seluruh kawasan," imbuhnya, menegaskan posisi yang menjadi dasar tekanan terhadap negara tersebut.

Ultimatum untuk Membuat Kesepakatan

Mengakhiri seruannya, Trump memberikan ultimatum yang gamblang kepada pemerintah Iran. Ia mendesak agar Tehran segera mengambil langkah konkret menuju kesepakatan, dengan implikasi yang tidak diinginkan jika permintaan itu diabaikan.

"Mereka harus membuat kesepakatan. Hal-hal buruk akan terjadi jika tidak," ucap Trump, menutup pernyataannya dengan nada yang tidak meninggalkan ruang untuk ambiguitas mengenai potensi eskalasi situasi.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar