MURIANETWORK.COM - Umat Muslim di wilayah Tangerang dan sekitarnya yang akan menjalankan ibadah puasa pada hari pertama Ramadhan 1447 H, Jumat (20 Februari 2026), dapat merujuk pada jadwal imsak resmi berikut. Informasi waktu yang akurat menjadi panduan penting untuk menentukan batas akhir santap sahur sebelum azan Subuh berkumandang.
Jadwal Imsak dan Subuh Tangerang 20 Februari 2026
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, terdapat perbedaan beberapa menit untuk waktu imsak antara wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang. Perbedaan ini lazim terjadi karena perhitungan astronomis yang mendasari penentuan jadwal salat.
Untuk Kota Tangerang, waktu imsak ditetapkan pada pukul 04.32 WIB. Ibadah salat Subuh kemudian dilaksanakan sepuluh menit setelahnya, yakni pada pukul 04.42 WIB.
Sementara itu, di wilayah Kabupaten Tangerang, waktu imsak jatuh pada pukul 04.33 WIB. Jadwal salat Subuh menyusul di pukul 04.43 WIB.
Bacaan Niat Puasa Ramadhan
Selain memperhatikan ketepatan waktu, menyempurnakan niat merupakan rukun dalam menjalankan ibadah puasa. Berikut adalah lafal niat puasa Ramadhan yang dapat dibaca setelah santap sahur atau sebelum terbit fajar.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ الشَّهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta’aala."
Ungkapnya, bacaan tersebut memiliki arti: "Aku niat puasa pada hari esok untuk melaksanakan kewajiban pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala."
Dengan mempersiapkan diri baik secara lahir dengan mengetahui jadwal maupun batin dengan menghadirkan niat, diharapkan ibadah puasa di bulan suci ini dapat dijalankan dengan lebih khusyuk dan sempurna.
Artikel Terkait
Gempa M5,1 Guncang Sarmi, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
PMI Manufaktur Indonesia Netral di 50,0 pada Mei, Produksi Masih Tertekan Harga Bahan Baku dan Konflik Global
Imam Besar Masjid Al Aqsa Kecam Rencana Israel Larang Azan di Yerusalem Timur
BGN Percepat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis Libatkan Kementerian hingga Perangkat Desa