Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menyampaikan apresiasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan Indonesia dalam menyelesaikan konflik di wilayah perbatasan selatan Thailand. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan pers bersama setelah pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8).
Anutin menegaskan bahwa Thailand sangat menghargai peran Indonesia dalam mendorong perdamaian di kawasan yang kerap dilanda ketegangan tersebut. "Saya berterima kasih kepada Presiden atas dukungannya dalam menyelesaikan masalah di provinsi perbatasan selatan Thailand, serta masalah dengan negara-negara tetangga Thailand, untuk mendorong perdamaian dan pembangunan secara bersamaan," ujarnya.
Lebih lanjut, Anutin menilai dinamika global yang berubah cepat menuntut kerja sama yang lebih erat antara kedua negara. "Kami juga sepakat bahwa perubahan situasi global akan membuat kerja sama antara Thailand dan Indonesia semakin diperlukan untuk mencapai stabilitas, solidaritas, dan keharmonisan di kawasan ASEAN," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, PM Thailand juga menyoroti rekam jejak militer Prabowo yang dikenal luas di negaranya. "Presiden Prabowo Subianto adalah seorang perwira militer yang sangat dikagumi dan dihormati oleh perwira militer Thailand," kata Anutin.
Ia lantas menyinggung keberhasilan Prabowo memimpin Operasi Mapenduma pada 1996, saat masih menjabat sebagai Komandan Kopassus. "Beliau memimpin Operasi Mapenduma pada tahun 1996. Pada saat itu, Yang Mulia adalah komandan unit Kopassus dan berhasil memimpin operasi penyelamatan sandera, menunjukkan kemampuan kepemimpinan dan komando militernya," pungkasnya.
Artikel Terkait
Indonesia-Thailand Resmikan Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Bangkok dan Denpasar-Phuket
Indonesia dan Thailand Sepakat Dorong ASEAN Wujudkan Perdamaian di Myanmar
Indonesia-Thailand Perkuat Kemitraan Strategis, Tandatangani Sejumlah MoU
PM Thailand Minta Prabowo Awasi Investasi Negeri Gajah Putih di Indonesia