5 Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Berhubungan Seks

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:35 WIB
5 Kebiasaan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Berhubungan Seks

Persiapan sebelum berhubungan seks tidak hanya soal suasana hati, tetapi juga kebiasaan yang dilakukan beberapa saat sebelumnya. Tanpa disadari, sejumlah aktivitas dapat memengaruhi kenyamanan, performa, hingga kesehatan organ intim saat bercinta.

Para dokter menyarankan untuk menghindari beberapa hal agar pengalaman seksual tetap nyaman dan risiko iritasi maupun gangguan lainnya dapat diminimalkan. Berikut ulasannya.

Makanan Pedas dan Porsi Besar

Makanan berbumbu pedas memang menggugah selera, tetapi sebaiknya tidak dikonsumsi tepat sebelum berhubungan seks. Kandungan rempah dapat memengaruhi aroma tubuh dan berpotensi menimbulkan sensasi kurang nyaman pada area intim, terutama saat melakukan seks oral. Jika baru mengonsumsi makanan pedas, pastikan membersihkan tangan serta menyikat gigi sebelum berhubungan intim.

Menyantap makanan dalam porsi besar juga kurang disarankan. Setelah mengonsumsi makanan berat, tubuh akan lebih fokus mencerna makanan sehingga muncul rasa kenyang, lemas, bahkan mengantuk. Selain membuat tubuh terasa tidak nyaman saat bergerak, kondisi tersebut juga dapat mengurangi gairah dan membuat aktivitas seksual menjadi kurang optimal.

Mencukur Bulu Kemaluan dan Obat-obatan

Banyak orang memilih merapikan area intim sebelum berhubungan seks. Namun, dokter keluarga asal Amerika Serikat, dr. Jen Caudle, menyarankan agar tidak mencukur bulu kemaluan tepat sebelum bercinta. Proses mencukur dapat menyebabkan iritasi ringan, luka kecil, atau kulit menjadi lebih sensitif. Gesekan saat berhubungan seks berisiko memperparah kondisi tersebut. Karena itu, sebaiknya lakukan pencukuran satu hingga beberapa hari sebelumnya agar kulit memiliki waktu untuk pulih.

Obat antihistamin yang biasa digunakan untuk meredakan gejala alergi juga dapat menyebabkan kekeringan pada berbagai selaput lendir tubuh, termasuk area vagina. Kondisi ini berpotensi mengurangi pelumasan alami sehingga hubungan seksual terasa kurang nyaman bahkan menimbulkan nyeri. Bila harus mengonsumsi obat tersebut, penggunaan pelumas berbahan dasar air dapat menjadi salah satu pilihan setelah berkonsultasi dengan tenaga medis.

Alkohol Berlebihan

Mengonsumsi sedikit alkohol mungkin tidak selalu menimbulkan masalah. Namun, jika berlebihan, alkohol dapat menurunkan sensitivitas tubuh dan mengganggu fungsi seksual. Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi alkohol berlebihan dapat membuat pria lebih sulit mencapai ereksi maupun ejakulasi, sementara pada sebagian orang juga dapat menghambat orgasme.

Selain menghindari kebiasaan di atas, komunikasi dengan pasangan juga menjadi kunci penting dalam menciptakan hubungan seksual yang sehat dan nyaman. Menjaga kebersihan tubuh, memastikan kondisi fisik prima, serta saling menghargai kenyamanan masing-masing dapat membantu menciptakan pengalaman intim yang lebih menyenangkan bagi kedua belah pihak.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags