MURIANETWORK.COM - Anggota parlemen mendesak perusahaan untuk mempersiapkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dengan perencanaan keuangan yang matang sejak dini. Hal ini disampaikan untuk memastikan hak normatif pekerja dapat dipenuhi tepat waktu, tanpa terkendala oleh dinamika ekonomi atau alasan operasional lainnya.
Perencanaan Arus Kas Harus Jadi Prioritas
Heru Tjahjono, Anggota Komisi IX DPR RI, menegaskan bahwa kewajiban membayar THR seharusnya sudah menjadi bagian integral dari perencanaan arus kas perusahaan sejak awal tahun buku. Menurutnya, pendekatan ini penting agar komitmen kepada pekerja tidak terganggu oleh berbagai tantangan yang mungkin muncul sepanjang tahun.
“THR bukan kewajiban mendadak. Ini kewajiban rutin tahunan yang seharusnya sudah diperhitungkan dalam perencanaan keuangan perusahaan,” ucap Heru di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Menghadapi Tantangan dengan Strategi Matang
Heru mengakui bahwa fluktuasi kondisi usaha dan tantangan ekonomi merupakan realitas yang harus dihadapi dunia bisnis. Namun, justru karena itulah, manajemen perusahaan dituntut untuk memiliki strategi pencadangan dana yang disiplin dan sistematis. Perencanaan yang baik, menurutnya, akan melindungi stabilitas operasional sekaligus memastikan kewajiban kepada pekerja terpenuhi.
Artikel Terkait
BMKG: 49 Wilayah Sudah Masuki Musim Kemarau, Puncaknya Diprediksi Agustus 2026
Wali Kota Serang Soroti Fasilitas RSUD yang Tak Memadai, Anggaran Perbaikan Rp 3 Miliar Disiapkan
PGI Kecam Penyegelan Rumah Doa di Tangerang Usai Ibadah Jumat Agung
Gunung Semeru Erupsi 7 Kali dalam Satu Pagi, Status Tetap Siaga