Video itu beredar cepat di linimasa. Tampak segerombolan orang, bersama petugas Satpol PP, memasang plang segel di sebuah bangunan sederhana. Lokasinya di Teluknaga, Tangerang. Rupanya, itu adalah rumah doa jemaat Persatuan Oikumene Umat Kristiani (POUK) Tesalonika. Kejadiannya pada Jumat (3/4) lalu, tepat usai ibadah Jumat Agung. Dan dalam sekejap, aksi penyegelan itu pun viral.
Menurut sejumlah saksi, perwakilan warga setempat hadir di lokasi. Mereka tak hanya menyaksikan, tapi juga meminta agar aktivitas di tempat itu dihentikan. Bahkan, ada desakan agar perwakilan jemaat membuat surat pernyataan untuk menghentikan operasional rumah doa tersebut. Suasana saat itu digambarkan cukup mencekam.
Nah, aksi ini tentu saja memantik reaksi. Sorotan publik langsung mengarah ke Tangerang. Tak butuh waktu lama, kecaman pun datang dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).
"Mengecam tindakan penyegelan yang dilakukan tanpa mempertimbangkan secara adil hak konstitusional umat untuk beribadah, khususnya pada momentum sakral seperti Jumat Agung dan menjelang Paskah,"
Artikel Terkait
Krisis Energi Global Picu Penjataan Avtur di Bandara Utama Italia
Bareskrim Amankan 10 Orang, Manajemen Dua Tempat Hiburan Bali Terlibat Peredaran Narkoba
Keluarga Aurel-Atta Rencanakan Program Hamil Sebelum Akhir Tahun
Gedung Putih Bantah Keras Rumor Trump Dirawat di Rumah Sakit Militer