Menyambut periode dengan aktivitas ekonomi tinggi, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya berfokus pada angka transaksi. Rano menekankan pentingnya penataan kawasan dan menciptakan lingkungan yang mendukung.
"Kita tidak fokus pada ekonomi saja, tapi ekonomi adalah penggerak kehidupan. Karena itu kita jaga ketertiban, kebersihan, keamanan, dan kenyamanan Jakarta," pungkasnya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti perubahan pola perdagangan yang kian nyata. Banyak pedagang kini telah mengadopsi platform digital untuk menjangkau pembeli, sebuah adaptasi yang mengubah dinamika pasar tradisional.
"Orang ke pasar ramai, mau belanja atau tidak tetap datang. Bahkan sekarang banyak pedagang sudah pakai live di media sosial. Memang medianya sudah berubah," tambahnya.
Fokus pada Stabilitas dan Kenyamanan
Untuk memastikan stabilitas selama momen penting ini, pemerintah provinsi telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Perhatian serius akan diberikan pada operasional pasar dan pengawasan harga, khususnya untuk komoditas bahan pokok yang rentan mengalami lonjakan harga. Langkah ini diambil untuk melindungi daya beli masyarakat sekaligus menjaga iklim perdagangan yang sehat dan tertib di Ibu Kota.
Artikel Terkait
Platform X Siapkan Fitur Auto-Lock untuk Cegah Penipuan Kripto
Polisi Buru Preman Diduga Aniaya Tuan Hajatan hingga Tewas di Purwakarta
Libur Panjang Paskah, 73 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
Konflik Timur Tengah Tekan Rupiah, Analis Soroti Peluang Obligasi dan Saham Domestik