Dari gedung DPR, dukungan muncul untuk langkah Presiden Prabowo Subianto yang disebut-sebut akan menjadi mediator antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, menyatakan sikapnya itu. Baginya, upaya ini bukan cuma langkah diplomatik biasa, melainkan bagian dari amanat konstitusi kita untuk ikut menjaga perdamaian dunia.
"Sebagai orang yang bisa berkomunikasi dengan Trump dan Iran, saya kira patut kita dukung upaya Presiden tersebut," ujar Sukamta kepada awak media, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, "Ini juga bagian dari realisasi amanat konstitusi menjaga perdamaian dunia secara aktif."
Memang, situasi di kawasan itu sedang sangat panas. Sukamta mengakui, kondisi seperti ini jelas menempatkan Indonesia pada posisi yang tidak mudah. Namun begitu, ia meyakini bahwa langkah yang diambil Prabowo patut dicoba. "Walaupun kita tahu situasi memang sangat sulit, tetapi semua upaya positif dan konstruktif patut ditempuh," katanya lagi.
Di sisi lain, legislator dari PKS ini tak ragu menyuarakan kecamannya. Ia secara tegas mengecam agresi militer yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran. Menurut Sukamta, perang ini bukan cuma soal dua pihak yang bertikai, melainkan ancaman serius bagi stabilitas kawasan secara keseluruhan.
Artikel Terkait
Militer Israel Perintahkan Evakuasi Puluhan Area di Lebanon, Termasuk Dekat Beirut
Pemerintah Alokasikan Rp55 Triliun untuk THR 2026, Dibayarkan Penuh Tanpa Potongan
Kuasa Hukum Gus Yaqut Gugat Status Tersangka KPK di Praperadilan
Billar Ungkap Kehamilan Ketiga Lesti Tak Direncanakan, Dokter Ingatkan Risiko Kesehatan