Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memindahkan dua halte Transjakarta di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara untuk mengatasi kemacetan. Kedua halte yang akan direlokasi adalah Halte Mal Artha Gading dan Halte Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengonfirmasi bahwa rencana pemindahan halte Transjakarta ini sedang dalam tahap finalisasi. Tim Dishub DKI saat ini sedang melakukan survei lokasi baru yang tepat untuk pengganti kedua halte tersebut.
"Proses peninjauan lokasi pemindahan sedang kami lakukan secara mendetail," ujar Syafrin usai menghadiri pembukaan Popnas-Peparpenas di Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025).
Syafrin menekankan bahwa relokasi halte Transjakarta memerlukan pertimbangan matang karena berdampak langsung pada pengguna. Menurutnya, aksesibilitas pejalan kaki menjadi faktor kunci dalam perencanaan ini.
"Kami harus memastikan pemindahan halte tidak memperpanjang jarak tempuh pejalan kaki. Sesuai rekomendasi Bank Dunia, jarak ideal berjalan kaki di perkotaan adalah 500 meter," jelasnya.
Lokasi baru untuk halte Transjakarta harus memenuhi kriteria tertentu agar tidak menimbulkan masalah baru. Analisis komprehensif terus dilakukan untuk memastikan keberhasilan relokasi ini.
"Kami harus mempertimbangkan keseimbangan jarak antar halte dan aksesibilitas masyarakat. Jangan sampai masyarakat justru kesulitan mencapai halte setelah pemindahan," tambah Syafrin.
Artikel Terkait
Buka Lowongan 9 Posisi, IPB University Cari Talenta Profesional dan Fresh Graduate
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syarat Utama Cukup KTP Jakarta
Air Zamzam: Tiga Doa yang Dianjurkan Dibaca saat Meminumnya, dari Mohon Ilmu hingga Kebahagiaan Akhirat
Sultan Brunei Tunjuk Pangeran Abdul Mateen sebagai Menteri Luar Negeri dalam Reshuffle Kabinet