Air Zamzam: Tiga Doa yang Dianjurkan Dibaca saat Meminumnya, dari Mohon Ilmu hingga Kebahagiaan Akhirat

- Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:55 WIB
Air Zamzam: Tiga Doa yang Dianjurkan Dibaca saat Meminumnya, dari Mohon Ilmu hingga Kebahagiaan Akhirat

Air Zamzam bukan sekadar sumber mata air biasa. Para ulama dan jemaah haji maupun umrah meyakini keberkahan serta keutamaan yang melekat padanya, sehingga setiap berada di Tanah Suci, mereka berupaya untuk meminumnya dengan penuh harap.

Imam an-Nawawi dalam kitabnya mengungkapkan bahwa banyak ulama terdahulu meminum air Zamzam untuk berbagai kebutuhan dan cita-cita besar, lalu Allah mengabulkan apa yang mereka harapkan. Oleh karena itu, beliau menganjurkan agar seseorang meminum air Zamzam dengan niat memohon ampunan, kesembuhan, keberkahan ilmu, kelapangan rezeki, serta berbagai kebaikan lainnya.

“Para ulama meminum Air Zamzam untuk berbagai hajat dan tujuan besar yang mereka inginkan, lalu mereka memperoleh apa yang mereka harapkan. Karenanya, disunnahkan bagi orang yang ingin meminumnya dengan niat memohon ampunan, kesembuhan dari penyakit, atau tujuan-tujuan baik lainnya,” demikian kutipan dari kitab Al-Idloh Fi Manasik al-Hajj wa al-Umrah.

Dalam praktiknya, terdapat tiga doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika meminum air Zamzam. Masing-masing memiliki keistimewaan dan konteks tersendiri.

Doa pertama diriwayatkan dari sahabat Abdullah bin Abbas RA dan termuat dalam kitab Sunan karya Imam ad-Daraquthni. Doa ini berisi permohonan agar Allah menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, serta kesembuhan dari segala penyakit. Bacaan ini menjadi populer karena mencakup tiga kebutuhan pokok dalam kehidupan seorang Muslim: ilmu, rezeki, dan kesehatan.

Adapun lafaz doa tersebut: Allahumma innī as’aluka ‘ilman nāfi’an, wa rizqan wāsi’an, wa syifā’an min kulli dā’in. Artinya, “Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit.”

Sementara itu, doa kedua disebutkan oleh Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar. Doa ini sangat ringkas namun sarat makna, terutama bagi mereka yang meminum air Zamzam dengan harapan memperoleh kesembuhan. Lafaznya: Allahumma innī asyrabuhu mustasyfiyan bihī fasyfinī. Artinya, “Ya Allah, aku meminumnya untuk memohon kesembuhan, maka sembuhkanlah aku.”

Doa ini menegaskan bahwa air Zamzam dapat menjadi wasilah atau perantara dalam memohon kesembuhan. Namun, yang memberikan kesembuhan tetaplah Allah semata.

Di sisi lain, Syekh Khatib asy-Syirbini (wafat 977 H) menuturkan doa ketiga yang dianjurkan dibaca ketika meminum air Zamzam. Doa ini berisi pengakuan terhadap hadis Nabi tentang keutamaan air Zamzam sekaligus permohonan agar Allah mengaruniakan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Lafaz doa tersebut: Allahumma innahu qad balaghanī ‘an nabiyyika annahu qāla mā’u Zamzama limā syuriba lahu, wa anā asyrabuhu lisa’ādati ad-dunyā wal-ākhirah. Allāhumma faf’al. Artinya, “Wahai Tuhanku, sungguh telah sampai padaku hadits dari nabi-Mu, ia bersabda, Air zamzam bermanfaat sesuai tujuan diminumnya, dan aku meminumnya untuk kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ya Allah, terimalah.”

Doa ini mengajarkan bahwa seorang Muslim hendaknya tidak hanya memohon kebutuhan duniawi, tetapi juga mengarahkan harapannya kepada kebahagiaan akhirat yang menjadi tujuan utama kehidupan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar