Pekan Astronomi Amatir Indonesia (PAAN) 2026 akan digelar pada 6-12 Agustus mendatang. Mengusung tema "Membumikan Astronomi Untuk Negeri", perayaan perdana ini mengajak komunitas, lembaga, sekolah, hingga individu di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan astronomi.
PAAN diinisiasi untuk memperluas literasi sains dan astronomi ke berbagai pelosok negeri. Acara ini didukung penuh oleh Himpunan Astronomi Indonesia (HAI) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Kegiatan berskala nasional ini didukung oleh Himpunan Astronomi Indonesia (HAI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)," kata Ketua Panitia PAAN 2026 Mutoha Arkanuddin dalam keterangannya, Minggu (2/8).
Salah satu agenda yang dinantikan adalah observasi meteor Perseids. "(Acara) pengamatan langit: Observasi Meteor Perseids, Star Party/Astrocamp, dan Sidewalk Astronomy," jelasnya.
Selain itu, PAAN juga menghadirkan edukasi dan pelatihan, seperti Astronomy Goes to Schools, pelatihan Ilmu Falak/Rukyat, Astro Kids, serta Workshop Roket Air. "Seni dan diskusi ada pameran astrofotografi, seminar/lokakarya daring, lomba astronomi, serta live teleskop di TikTok, YouTube, dan Instagram," tambah Mutoha.
Bagi komunitas atau individu yang ingin mendaftarkan acaranya menjadi bagian dari kalender nasional PAAN 2026, dapat mengunjungi website maupun media sosial PAAN. "Pendaftaran host event kini telah dibuka secara gratis untuk kategori personal, klub astronomi, lembaga pendidikan, maupun mitra komunitas," ujarnya.
Panitia juga menyediakan hadiah teleskop bagi host event terbaik yang terpilih. "Mari bersama-sama kita dekatkan keindahan alam semesta kepada seluruh masyarakat Indonesia," ajaknya.
Lokasi Penyelenggaraan
Sejumlah lokasi telah disiapkan untuk menggelar rangkaian acara PAAN. Di Yogyakarta, Jogja Astro Club (JAC) akan menjadi tuan rumah untuk Perayaan Hari Antariksa Nasional (5/8), Saturday Night Gathering (8/8), dan Meteor Party Perseids 2026 (12/8). Sementara itu, Arya Wiraraja Astronomi Lumajang akan menggelar Pengamatan Matahari dan Seminar Astronomi pada 8/8.
Di Surabaya, Muhammad Yusuf Alwi Obs. akan mengadakan pengamatan mandiri dan teleskop bersama masyarakat pada 6-12/8. Sedangkan di Sumenep Madura, Zuhal Observatory akan menjadi lokasi Pengamatan Perseids Meteor pada 12/8.
Lokasi penyelenggaraan juga bisa diakses pada peta di situs web resmi paan.astronomiamatir.or.id. Masyarakat juga dapat memilih dan mendaftarkan berbagai jenis kegiatan astronomi menarik di website tersebut.