Duka mendalam dirasakan oleh Sifaul Iiiati Nur Alawiyah (19), satu dari tiga korban selamat. Dalam insiden itu, ia kehilangan ayah, ibu, dan adiknya. Keluarga mereka baru saja pulang dari makan bersama ketika truk kontainer tiba-tiba terguling dan menimpa mobil mereka.
“Bapak saya udah, udah enggak bisa ngehindar lagi, di situ kita panik. Udah teriak-teriak di situ. Mama! Mama!” ujar Sifa terisak menahan tangisnya.
Dalam kepanikan, Sifa berusaha menyelamatkan diri. Namun, pintu mobil yang bengkok membuatnya harus mencari jalan lain keluar. “Saya tarik-tarik enggak bisa. Pintunya sudah enggak bisa dibuka,” katanya lirih, mengenang upayanya keluar melalui kaca yang pecah.
Respons dan Janji Bupati Karawang
Merespons tragedi ini, Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengambil langkah konkret. Ia menyatakan akan menutup permanen akses jalan turunan yang menjadi lokasi kejadian dan membangun jalan alternatif khusus untuk kendaraan roda dua.
“Insyaallah kita kerjakan di tahun sekarang juga. Jadi harapan kami ya tentunya masyarakat juga jangan misalkan ini ditutup, kenapa begini-begini, ya sudah lah. Muter sedikit pun gak ada masalah ya. Yang penting semuanya juga selamat,” tambah Aep.
Tak hanya itu, Bupati juga berkomitmen untuk membantu masa depan Sifa sebagai korban selamat dan tulang punggung keluarga yang tersisa. “Saya akan masukkan coba keinginannya ingin masuk kerja, insyaallah kita akan berikan tempat pekerjaan yang lebih baik. Ya, minimal jadi ada penopang untuk keluarga,” katanya.
Penutupan Akses oleh Dinas Perhubungan
Selaras dengan arahan Bupati, Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang juga akan segera menutup akses jalan tersebut secara permanen. Langkah ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa depan.
“Akses jalan dari Jalan Baru ke bawah dan dari bawah ke Jalan Baru akan kami tutup permanen sesuai arahan Satlantas Polres Karawang,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Karawang Muhana, Senin (16/2).
Penutupan bertujuan membatasi akses kendaraan besar di jalur yang berisiko tinggi. “Untuk yang kontainer masih mengeluarkan muatannya dulu sebelum evakuasi,” jelasnya mengenai proses evakuasi di lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Apindo Desak Pemerintah Beri Stimulus Terarah untuk Industri Padat Karya Antisipasi Dampak Perang
Polisi Bekasi Ringkus Tiga Pelaku Penyiaram Air Keras Berencana
Kolaborasi ITB dan IIDI Pasok Air Bersih untuk 1.000 Jiwa di Agam Pascabanjir
Macan Tutul Terjerat Perangkap Babi di Puncak, Dievakuasi ke Taman Safari