Kementerian Haji dan Umrah Pastikan Bumbu dan Beras Indonesia untuk Konsumsi Jemaah di Mekah

- Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB
Kementerian Haji dan Umrah Pastikan Bumbu dan Beras Indonesia untuk Konsumsi Jemaah di Mekah

Aspek kebersihan, tentu saja, jadi perhatian utama. Supervisi kali ini menyisir setiap sudut. Area penyimpanan bahan makanan diperiksa ketat, harus bersih dan higienis sesuai standar keamanan pangan. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, tidak main-main, mulai dari dapur, proses masak, hingga ke tahap packing.

Di sisi lain, kapasitas dan ketepatan juga jadi sorotan. Fasilitas dapur dituntut tidak hanya mampu memproduksi dalam jumlah besar, tetapi juga mendistribusikannya dengan tepat waktu. Soal makan ini, keterlambatan sedikit saja bisa jadi masalah besar.

Gus Irfan kembali menekankan pentingnya konsistensi.

“Pelayanan konsumsi bukan hanya soal makanan tersedia, tetapi bagaimana kualitasnya terjaga, rasanya sesuai selera jemaah Indonesia, dan distribusinya tepat waktu,” ujarnya.

Pada akhirnya, supervisi langsung semacam ini menunjukkan keseriusan pemerintah. Kementerian Haji dan Umrah tampaknya benar-benar berupaya menghadirkan pelayanan yang terstandar dan berorientasi pada kepuasan jemaah. Dengan pengawasan ketat pada kualitas bahan dan higienitas, harapannya pelayanan haji Indonesia kian profesional. Kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah, itulah intinya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar