Jakarta – Menjelang puncak arus balik Lebaran 2026, kemacetan panjang mulai terlihat di sejumlah ruas tol. Untuk mengurai kepadatan itu, kepolisian akhirnya memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem one way lokal Tahap 2. Pemberlakuannya dimulai sejak pukul 20.00 WIB tadi malam, membentang dari KM 390 Tol Batang–Semarang hingga KM 70 Tol Jakarta–Cikampek.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sebagai operator pun menyatakan dukungan penuh. Menurut mereka, langkah ini diperlukan untuk menjaga kelancaran.
Vice President Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menegaskan kesiapan pihaknya.
“JTT, melalui PT Jasamarga Semarang Batang, mendukung penuh kebijakan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan Kepolisian. Tujuannya jelas: mengurai kepadatan dan menjaga arus kendaraan tetap lancar saat arus balik Idulfitri. Petugas kami di lapangan sudah disiagakan untuk memastikan operasional jalan tol aman dan terkendali,” jelas Ria dalam keterangan resminya.
Koordinasi intensif dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya juga terus dilakukan. Pemantauan kondisi lalu lintas secara real-time jadi kunci, agar penyesuaian di lapangan bisa segera diambil jika diperlukan.
Fokus pada Titik Rawan: Cikampek Utama
Selain mendukung sistem one way, JTT juga melakukan penyesuaian operasional di titik yang diperkirakan paling padat: Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Gerbang ini jadi pertemuan krusial antara arus kendaraan dari Trans Jawa dan yang menuju Jakarta.
Artikel Terkait
Pemain Inti Timnas Indonesia Mulai Berdatangan Jelang FIFA Series 2026
ASDP Ambon Perpanjang Jam Layanan Kapal Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran
Juara Dunia MotoGP Joan Mir Prediksi Veda Ega Pratama Bisa Kompetitif di Moto3 2026
Presiden Prabowo Telepon Sejumlah Pemimpin Muslim Ucapkan Selamat Idulfitri