Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa komitmennya untuk membangun tidak bergantung sepenuhnya pada keputusan status PSN. Yang terpenting, menurutnya, adalah kepastian hukum yang kini telah diperoleh setelah proses panjang. Pernyataan ini sekaligus menepis keraguan publik yang mungkin masih tersisa terkait masa depan lahan seluas 3,6 hektare di Jakarta Barat tersebut.
“Walaupun nanti belum diputuskan, saya tetap akan segera membangun Rumah Sakit Sumber Waras ini namanya apa nanti kami putuskan, tetapi persoalan hukumnya sudah selesai,” tegas Pramono.
Latar Belakang dan Penyelesaian Kasus Hukum
Kasus dugaan korupsi pengadaan lahan RS Sumber Waras memang telah menjadi bayangan panjang sejak pertama kali mencuat pada 2015, di era pemerintahan Ahok. Kasus ini bermula dari temuan audit keuangan yang kemudian ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Namun, setelah melalui proses penyelidikan yang mendalam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk menghentikan penyelidikan.
“Benar, penyelidikan perkara tersebut sudah dihentikan karena tidak ditemukan unsur perbuatan melawan hukumnya,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, pada Senin (27/10/2025).
Kepastian ini diperkuat oleh kunjungan Pramono ke lokasi lahan pada akhir Oktober tahun lalu. Di sana, ia memberikan penjelasan lebih rinci bahwa meski sempat ada temuan selisih nilai, nilai pasar lahan tersebut kini telah melonjak signifikan, sehingga membatalkan pembelian dianggap tidak relevan lagi.
“Status penyelidikannya sudah dihentikan tahun 2023 oleh KPK. Dulu sempat ada temuan NJOP terlalu tinggi dengan selisih Rp 191 miliar, tapi sekarang nilai tanahnya sudah naik jadi Rp 1,4 triliun. Jadi sudah tidak mungkin dibatalkan,” ungkap Pramono.
Dengan demikian, hambatan hukum yang sempat membelit proyek strategis ini dinyatakan telah berakhir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini fokus pada tahap perencanaan teknis dan administratif untuk mewujudkan rumah sakit internasional yang telah lama dinantikan masyarakat.
Artikel Terkait
Hujan dan Angin Kencang di Bandung Tewaskan Satu Orang, 33 Pohon Tumbang
Tiga Dapur Makanan Bergizi Gratis di Kaimana Ditutup Sementara Gara-gara IPAL Tak Standar
Sistem Kesehatan Lebanon Selatan Kolaps di Tengah Serangan Israel
Sari Roti Ekspansi ke Industri Pakan Ternak, Manfaatkan Roti Sisa Produksi