Analisis Waktu Pengerjaan di Lokasi Pulau
Menteri Agus kemudian memaparkan analisis internal kementeriannya mengenai tantangan pembangunan. Dari kajian yang ada, pembangunan mega prison di lokasi berupa pulau seperti Keluang dan Rakit diproyeksikan memakan waktu lebih dari empat tahun.
Hal ini bukan tanpa alasan. Proyek di lokasi terpencil mengharuskan pemerintah membangun infrastruktur pendukung dari nol. "Karena kalau dibangun di pulau, sesuai dengan rekomendasi yang kami sampaikan kepada beliau, bahwa kalau di pulau mungkin dalam empat tahun mungkin belum selesai karena perlu banyak membangun fasilitas sebelumnya," jelasnya lebih lanjut.
Fasilitas yang dimaksud mencakup pembangunan dermaga, jaringan listrik, sumber air bersih, serta sarana dan prasarana vital lainnya yang menjadi tulang punggung operasional sebuah kompleks penjara besar. Pertimbangan matang semacam ini menunjukkan pendekatan yang hati-hati, mengutamakan kelayakan teknis dan keberlanjutan di atas segala cepatnya pembangunan.
Artikel Terkait
Ratusan Anak Jakarta Nobar Pelangi di Mars, Wagub Rano Karno Dorong Planetarium Jadi Bioskop Edukatif
Korlantas Siap Terapkan One Way Nasional di Tol Trans Jawa Jika Arus Balik Membeludak
Pemerintah Tegaskan Subsidi BBM Belum Dibatasi, Harga Dipertahankan
Debut Herdman di Kandang, Timnas Indonesia Hadapi Saint Kitts & Nevis