Sambutan Positif dan Komitmen Pemerintah
MUI menyambut baik inisiatif pemerintah ini. Nusron Wahid menilai langkah Presiden Prabowo ini merupakan bentuk komitmen nyata untuk memperkuat peran serta kelembagaan umat Islam di Indonesia.
“Gedung itu adalah bentuk komitmen beliau kepada kewibawaan dan perjuangan umat Islam sebagai mayoritas kekuatan yang ada di Indonesia,” ungkap Nusron.
Permintaan dari Menteri Agama
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto mengonfirmasi rencana pemberian lahan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ide pembangunan gedung tinggi ini bahkan berasal dari permintaan langsung Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Nasaruddin Umar, yang juga menjabat sebagai Menteri Agama.
Gagasan ini, menurut Prabowo, bertujuan untuk memberikan posisi yang lebih terhormat dan sentral bagi institusi-institusi Islam di ibu kota. Ia menegaskan bahwa kawasan Bundaran HI ke depan tidak hanya akan diisi oleh pusat komersial.
“Beliau menyampaikan kepada saya bahwa kantor MUI sekarang belum jelas keberadaannya. Saya pun jujur, tidak tahu persis di mana kantor MUI. Ke depan, kantor institusi-institusi Islam akan berada di jantung Ibu Kota Jakarta,” tandas Prabowo.
Dengan adanya gedung ini, diharapkan dapat menjadi simbol sekaligus pusat koordinasi yang lebih solid bagi berbagai lembaga yang selama ini berperan dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi umat.
Artikel Terkait
Kapospam Tugu Yogyakarta Meninggal Diduga Kelelahan Saat Operasi Ketupat
Bank Indonesia Perluas QRIS ke Korea Selatan Mulai April 2026
Pemerintah Targetkan 101 Sekolah Rakyat Selesai Juni 2026
Deputi KPK Ucapkan Terima Kasih Atas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik MAKI