"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang," kata Eddy di kompleks DPR RI, Kamis (5/2).
Namun begitu, Eddy tak ragu mendorong sang ketua umum untuk maju. Baginya, Zulhas adalah calon wapres yang ideal mendampingi Prabowo.
"Gini, bagi saya, saya adalah partai politik," tegas Eddy. "Dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold, tentu saya mendukung Pak Zulhas."
Dia yakin betul, kalau Zulhas yang mendampingi, semangat kader akan membara. "Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029, tentu. Bagi saya itu juga akan menghidupkan mesin partai. Kader-kader juga akan tergerak untuk mendukung ketua umumnya," paparnya penuh keyakinan.
Eddy bahkan meramalkan lonjakan suara. "Saya bisa pastikan perolehan suara partai nanti bisa melonjak di 2029," tutupnya.
Jadi, meski dari kubu Gerindra masih bilang itu cuma hiburan, di sisi lain PAN sudah mulai memanaskan mesin. Politik memang selalu penuh kejutan. Kita lihat saja nanti.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian
Kim Jong Un Tegaskan Status Nuklir Korea Utara Harga Mati, Sebut Korsel Musuh Utama