Wilayah yang Berpotensi Terdampak
BMKG memetakan sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang hingga Jumat (6/2/2026). Masyarakat, khususnya pelaku aktivitas maritim dan yang tinggal di daerah rawan, diimbau untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi.
Potensi Cuaca Ekstrem (Hujan Lebat Disertai Kilat/Angin Kencang)
Provinsi-provinsi yang berpeluang mengalami cuaca ekstrem adalah Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. Kondisi ini dapat memicu genangan, banjir bandang, atau tanah longsor di daerah bertekstur lereng.
Peringatan Gelombang Tinggi (1.25 - 2.5 meter)
Kondisi laut yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran diperkirakan terjadi di beberapa perairan, antara lain Samudra Pasifik utara Biak, Papua Barat, Halmahera (bagian utara dan selatan), serta Jayapura. Selain itu, Laut Halmahera, perairan Kepulauan Sangihe dan Talaud, serta Laut Sulawesi bagian timur juga perlu diwaspadai.
Potensi Angin Kencang
Secara spesifik, wilayah Sulawesi Utara juga mendapatkan peringatan untuk kemungkinan terjadinya angin kencang yang dapat merusak infrastruktur temporer dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Artikel Terkait
Dua Prajurit Marinir Tewas, Senjata Hilang dalam Baku Tembak dengan KKB di Maybrat
Mobil Terbalik di Depan LP Cipinang, Tidak Ada Korban Jiwa
Polisi Ungkap Motif Cemburu dan Harta di Balik Mutilasi Perempuan Samarinda
Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon Selatan, Presiden Aoun Peringatkan Ancaman Invasi