Rapat kerja antara BNN dan Komisi III DPR RI di Senayan, Selasa lalu, menghadirkan data yang cukup mencengangkan. Komjen Suyudi Ario, sang Kepala BNN, memaparkan capaian penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Angkanya tidak main-main.
Menurut Suyudi, pihaknya berhasil mengungkap 773 kasus pidana yang terkait narkotika dan psikotropika.
"Kami telah mengungkap 773 kasus tindak pidana narkoba dan psikotropika, termasuk di dalamnya membongkar 63 jaringan peredaran terorganisir yang terdiri dari 56 jaringan sindikat narkotika nasional dan 7 jaringan sindikat internasional," kata Suyudi.
Artinya, rata-rata lebih dari dua kasus berhasil dibongkar setiap harinya. Dari seluruh pengungkapan itu, BNN meringkus 1.214 tersangka. Barang buktinya pun beragam, mulai dari sabu, ganja, sampai kokain dalam jumlah yang fantastis.
Soal barang bukti, rinciannya bikin merinding. Sabu-sabu yang disita mencapai 4,01 ton. Lalu ada ganja seberat 2,19 ton, belum lagi ganja sintetisnya yang 2,06 ton. Pil ekstasi yang diamankan jumlahnya mencapai 365 ribu butir. Untuk kokain, BNN menyita 4,7 kilogram, sementara ketamin yang berhasil diamankan beratnya 1,2 ton.
"Mengamankan sebanyak 1.214 tersangka, dari pengungkapan kasus tersebut BNN telah menyita sejumlah barang bukti narkotika, di antaranya sabu seberat 4,01 ton. 2,19 ton ganja, 2,06 ton ganja sintesis. Pil ekstasi sebanyak 365 ribu butir, kokain seberat 4,7 kilo, serta ketamin seberat 1,2 ton," tuturnya.
Tak cuma menangkap bandar dan menyita barang, operasi juga menjangkau ke hulu. BNN secara aktif membabat ladang ganja. Sepanjang tahun lalu, mereka memusnahkan tanaman ilegal itu di lahan seluas 12,78 hektare.
"BNN juga telah memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja pada 14 operasi dengan berat tanaman ganja basah mencapai 109,8 ton atau 224.500 batang," jelas Suyudi.
Bayangkan saja, 224.500 batang ganja. Upaya pemusnahan di sumber ini menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya fokus di tingkat pengedaran, tapi juga produksinya. Meski terkesan gigih, angka-angka ini sekaligus menjadi gambaran betapa persoalan narkoba masih sangat akut di tanah air.
Artikel Terkait
3.276 Calon Haji Jambi Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci pada 5 Mei 2026
Kakek Kandung Tersangka Pembunuh Bocah 4 Tahun di Rohil, Korban Alami Kekerasan Seksual
Haid Tak Kunjung Datang? Kenali Penyebab dan Cara Alami Melancarkan Siklus Menstruasi
Kebakaran Hebat Landa Metro Sport Center Semarang, Kerugian Capai Rp5 Miliar