Persit Mimika Rayakan 80 Tahun dengan Setetes Darah untuk Sesama

- Selasa, 03 Februari 2026 | 15:50 WIB
Persit Mimika Rayakan 80 Tahun dengan Setetes Darah untuk Sesama

Persit di Mimika Gelar Donor Darah, Rayakan 80 Tahun dengan Aksi Nyata

Mimika, Selasa lalu suasana berbeda terasa di lingkungan Kodim 1710. Raut wajah semangat dan sedikit deg-degan bercampur jadi satu. Pasalnya, para anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXV, bersama beberapa organisasi istri lainnya, sedang menggelar aksi donor darah. Acara ini digelar untuk memperingati hari jadinya yang ke-80. Bukan sekadar seremoni, tapi benar-benar aksi sosial yang langsung terasa manfaatnya.

Dipimpin langsung oleh Ketua Persit setempat, Ny. Lena Redi Kurniawan, kegiatan ini diikuti oleh banyak anggota. Mereka tampak antusias, meski jarum suntik tetap bikin sebagian orang tegang. Tapi, semua demi tujuan yang lebih besar.

Yang menarik, peserta donor darah hari itu tak hanya dari kalangan TNI. Ada juga perwakilan dari Polri, serta organisasi istri prajurit lainnya seperti Jalasenastri, Pia Ardhya Garini, dan Bhayangkari. Kerja bareng lintas instansi ini menunjukkan kalau kepedulian sosial bisa jadi pemersatu yang kuat. Sinerginya terlihat nyata, dari obrolan ringan sampai saling menyemangati sebelum donor.

Sebelum jarum suntik mulai beraksi, seluruh peserta lebih dulu mengikuti video conference yang dipimpin oleh pengurus pusat Persit di PD XVII/Cenderawasih. Setelah itu, barulah acara inti dimulai.

Untuk urusan teknis pengambilan darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika turun tangan. Kerja sama ini memastikan semua prosedur berjalan aman dan steril.

Pada intinya, kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian Persit Cabang XXXV. Di usia ke-80 ini, mereka memilih untuk berbagi kehidupan secara harfiah lewat setetes darah. Kontribusi seperti ini sangat krusial, terutama untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Mimika yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat.

“Ini bentuk bakti kami yang paling sederhana, tapi semoga sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujar salah seorang peserta, sambil menekan kapas di lengannya.

Memang, merayakan usia dengan cara memberi, rasanya punya makna yang jauh lebih dalam.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar