"Mengamankan sebanyak 1.214 tersangka, dari pengungkapan kasus tersebut BNN telah menyita sejumlah barang bukti narkotika, di antaranya sabu seberat 4,01 ton. 2,19 ton ganja, 2,06 ton ganja sintesis. Pil ekstasi sebanyak 365 ribu butir, kokain seberat 4,7 kilo, serta ketamin seberat 1,2 ton," tuturnya.
Tak cuma menangkap bandar dan menyita barang, operasi juga menjangkau ke hulu. BNN secara aktif membabat ladang ganja. Sepanjang tahun lalu, mereka memusnahkan tanaman ilegal itu di lahan seluas 12,78 hektare.
"BNN juga telah memusnahkan 12,78 hektare ladang ganja pada 14 operasi dengan berat tanaman ganja basah mencapai 109,8 ton atau 224.500 batang," jelas Suyudi.
Bayangkan saja, 224.500 batang ganja. Upaya pemusnahan di sumber ini menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak hanya fokus di tingkat pengedaran, tapi juga produksinya. Meski terkesan gigih, angka-angka ini sekaligus menjadi gambaran betapa persoalan narkoba masih sangat akut di tanah air.
Artikel Terkait
Jembatan Merah Putih Presisi Dikebut, Siswa SDN 014 Putat Segera Miliki Akses Aman
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Dugaan Saham Gorengan
Istri Hoegeng Iman Santoso, Eyang Meri, Tutup Usia di RS Polri
Istri Hoegeng Iman Santoso, Eyang Meri, Tutup Usia di Usia 100 Tahun