Meriyati Hoegeng, atau yang akrab disapa Eyang Meri, istri dari mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso, telah berpulang. Ia menghembuskan napas terakhir dalam usia yang menginjak satu abad. Kabar duka ini menyelimuti keluarga besar dan mereka yang mengenalnya.
Di rumah duka Pesong Khayangan, Depok, suasana haru jelas terasa. Aditya Soetanto Hoegeng, anak kedua almarhumah, dengan tenang menceritakan perjalanan terakhir sang ibu.
"Ibu sempat dua kali dirawat," ujar Aditya, Selasa (3/2/2026).
"Pertengahan Oktober lalu, beliau dirawat selama seminggu. Sudah boleh pulang, cuma... baru dua hari di rumah, Ibu mulai menolak makan. Kami pun jadi kesulitan," lanjutnya.
Menurut penuturan Aditya, kondisi itulah yang akhirnya membuat keluarga memutuskan membawa Eyang Meri kembali ke rumah sakit untuk kedua kalinya pada akhir Januari. Sayangnya, perjuangan itu tak membuahkan hasil. Kesehatannya justru terus menurun sejak saat itu.
"Kami bawa Ibu lagi tanggal 26 lalu. Hingga hari ini, kondisinya tak kunjung membaik," tuturnya dengan nada lirih.
Secara total, Eyang Meri menghabiskan sekitar dua minggu untuk perawatan intensif terakhirnya. Aditya juga bercerita, sang ibu telah terbaring lama sejak mengalami cedera paha di tahun 2020. Bayangkan saja, hampir enam tahun beliau harus melalui hari-harinya di atas tempat tidur.
Di akhir percakapan, Aditya menyampaikan permohonan sederhana namun penuh makna.
"Doakan Ibu, ya," tutupnya.
Artikel Terkait
Dua Truk Trailer Diamankan Polisi Usai Melawan Arah di Cakung Cilincing Demi Pangkas Waktu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Ronald Sinaga di Menteng Berakhir Damai, Dinilai Murni Miskomunikasi
Hakim Beri Waktu Eks Wamenaker Noel Bertemu Anak di Sidang, Momen Haru Warnai Persidangan Korupsi
Dua Truk Trailer Melawan Arah di Cakung Cilincing Diamankan Polisi, Sopir Beralasan Cari Jalan Pintas