MAYBRAT - Dua prajurit Marinir tewas dalam sebuah baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu lalu. Tak hanya korban jiwa, serangan itu juga merenggut dua pucuk senjata api dan melukai satu personel lainnya. Situasi di wilayah itu kembali memanas.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bermula dari patroli rutin. Pasukan TNI dari Satgas Koops Habema sedang berkeliling di daerah rawan, tepatnya di sekitar Kampung Sory, Distrik Aifat Selatan. Tiba-tiba saja, dari semak dan pepohonan, rentetan tembakan menyambut mereka. Kelompok bersenjata itu diduga sudah lama mengintai pergerakan aparat.
Kontak senjata pun tak terhindarkan. Suasana hutan yang sunyi berubah jadi medan pertempuran sesaat. Dalam pertukaran tembakan yang mendadak itu, dua prajurit gugur di tempat. Seorang lainnya terluka cukup parah.
Korban yang gugur adalah Prada Marinir Elki Saputra dari Yonmar 10 dan Prada Marinir Andi Suvio dari Yonmar 7. Sementara Kopda Marinir Eko Sutikno, juga dari Yonmar 7, mengalami luka serius.
“Mereka sudah dievakuasi ke RSAL dr R Oetojo di Sorong untuk perawatan lebih lanjut,” kata seorang sumber.
Usai serangan, kelompok penyerang itu kabur. Mereka menghilang masuk ke dalam hutan belantara yang lebat, membawa serta dua senjata laras panjang hasil rampasan. Pengejaran segera dilakukan, tapi medan yang sulit jelas menjadi tantangan besar bagi pasukan.
Atas insiden ini, Komandan Korem 181/Praja Vira Tama, Brigjen TNI Slamet Riyadi, menyampaikan duka yang mendalam. Dia menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku masih terus berlangsung dengan intensif.
“Kami sudah memiliki dugaan terhadap pelaku, tetapi akan kami sampaikan setelah informasi benar-benar valid,” ujar Brigjen Slamet.
Artikel Terkait
Brigadir Polda Metro Jaya Meninggal Diduga Akibat Kelelahan Usai Tugas Mudik
Menhub Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik 24, 28, dan 29 Maret 2026
Prabowo Unggah Momen Keluarga Intim di Ulang Tahun Putra Semata Wayang
Empat Pelajar Nyaris Tewas Terseret Arus di Pantai Parangtritis, Polres Bantul Beri Imbauan Keras