Senayan, Jakarta Selatan, sore itu tampak tak seperti biasanya. Sekitar pukul empat lewat, kerumunan personel berseragam rompi Bareskrim tiba-tiba muncul di depan sebuah gedung perkantoran. Mereka tak banyak bicara. Langsung saja, sekitar dua puluh orang itu masuk, membawa serta sejumlah boks kontainer kosong. Di boks-boks itu tertulis jelas: "Barang bukti: perkara tindak pidana pasar modal dan tindak pidana pencucian uang."
Penggeledahan ini, menurut konfirmasi yang didapat, terkait dengan dugaan praktik 'saham gorengan' yang marak saat IHSG anjlok beberapa waktu lalu. Dittipideksus Bareskrim Polri lah yang memimpin operasi ini.
Brigjen Ade Safri Simanjuntak, selaku Dirtipideksus, membenarkan aksi tersebut. Lokasinya adalah kantor PT Shinhan Sekuritas.
"Benar, ada penggeledahan untuk perkara pasar modal," ujar Ade Safri.
Lebih lanjut dia menjelaskan, Shinhan Sekuritas ini adalah penjamin emisi efek untuk PT MML saat penawaran saham perdana atau IPO. Namun begitu, Ade Safri belum mau membeberkan detail lebih jauh soal duduk perkara kasusnya. Penggeledahan sendiri masih berlangsung saat dikonfirmasi.
Ini bukan kasus pertama. Sebelumnya, Bareskrim sudah menangani kasus serupa yang bahkan telah inkrah. Terkait saham PT Multi Makmur Lemindo, dua tersangka yaitu Junaedi (Direktur PT MML) dan Mugi Bayu (eks petugas BEI) sudah divonis.
Keduanya terbukti melanggar UU Pasar Modal dan dihukum penjara 1 tahun 4 bulan plus denda Rp 2 miliar.
Menurut sejumlah saksi, suasana di lokasi penggeledahan terlihat tegang namun tertib. Personel lalu-lalang memasuki salah satu tower, sambil mengangkut barang-barang yang diduga terkait kasus.
Ade Safri sebelumnya pernah menegaskan komitmennya dalam menangani kasus-kasus seperti ini.
"Kami jamin penyidikan atas perkara a quo akan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel,"
katanya di hadapan wartawan akhir Januari lalu. Janji itu kini diwujudkan dengan aksi tegas di jantung kawasan bisnis Senayan. Sore itu, aktivitas di gedung itu pun terlihat berbeda, diamati dari luar pagar.
Artikel Terkait
Prabowo Dijadwalkan Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina pada 7-8 Mei
Persib Kunci Kemenangan Tipis atas PSIM Jelang Laga Panas Lawan Persija
Pemkot Jakbar Bangun Saluran 1.050 Meter ke Kali Angke untuk Atasi Banjir Kolong JORR Puri
KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang demi Tekan Angka Kecelakaan yang Tewaskan 948 Korban