Dalam sebuah rapat koordinasi nasional di Sentul, Senin lalu, Presiden Prabowo Subianto mengemukakan gagasan yang ia sebut "gentengisasi". Intinya sederhana: mendorong penggunaan genteng sebagai atap rumah di mana-mana.
Nah, kalau bicara soal tren ini, Daerah Istimewa Yogyakarta sepertinya sudah jauh lebih dulu melakukannya. Faktanya, penggunaan genteng di sana bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah jadi hal yang biasa dilihat.
Menurut data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) DIY yang dirilis November lalu, angka persentasenya cukup mencengangkan. Tercatat, 93,03 persen rumah tangga di wilayah tersebut sudah memakai genteng. Angka ini berasal dari Susenas Maret 2025.
"Sumber datanya dari Susenas Maret 2025, jumlah sampel di DIY sebanyak 4.020 rumah tangga tersebar di 5 kabupaten/kota se-DIY, dipilih secara systematic random sampling,"
Artikel Terkait
Bachtiar Nasir Desak Diplomasi Indonesia di Board of Peace Tak Sekadar Stempel
Longsor Dahsyat di Ciamis, Satu Warga Tewas Tertimbun
Pandji Usai Bertemu MUI: Karya Harus Diimbangi Kepekaan
Prabowo Dapat Dukungan Ormas Islam untuk Langkah Diplomasi Palestina