Selasa (3/1/2026) siang, Komika Pandji Pragiwaksono tampak keluar dari Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia baru saja menggelar dialog soal kontroversi materi stand up comedy-nya, 'Mens Rea'. Rupanya, pertemuan itu meninggalkan kesan mendalam baginya.
Ditemani kuasa hukumnya, Haris Azhar, Pandji diterima langsung oleh Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. KH. Asrorun Ni’am Sholeh. Pertemuan berlangsung cukup intens.
"Tadi saya diingatkan bahwa sebagai orang yang berkarya, tentu selalu ada ruang untuk jadi lebih baik lagi,"
ujar Pandji kepada para wartawan yang menunggu. Suaranya terdengar tenang, penuh perenungan.
Ia pun menyatakan komitmennya. Sebagai seniman, Pandji ingin terus berkarya dan menghibur banyak orang. Namun begitu, ia menyadari bahwa proses itu harus diimbangi dengan kepekaan. "Karya itu harus didesain dengan mempertimbangkan perasaan sebanyak-banyaknya orang juga," katanya.
Artikel Terkait
CBA Soroti Dugaan Pemborosan Rp 338 Miliar untuk Dukungan Teknis Oracle
Gaza Kehilangan Sepersepuluh Penduduknya dalam Gelombang Agresi Israel
Mendagri Tinjau Huntara Aceh Tamiang, Tegaskan Pemulihan Tak Cukup dari Bantuan Sembako
MUI Balik Haluan, Dukung Langkah Prabowo di Dewan Perdamaian Gaza