Pangdam Jaya Sowan ke Kraton Majapahit, Hendropriyono Ungkap Misi Restorasi Peradaban

- Jumat, 19 Desember 2025 | 06:30 WIB
Pangdam Jaya Sowan ke Kraton Majapahit, Hendropriyono Ungkap Misi Restorasi Peradaban

Kunjungan Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi ke Kraton Majapahit Jakarta berlangsung hangat. Ia langsung disambut oleh sang pendiri, tak lain adalah Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Abdullah Mahmud Hendropriyono.

Di Balairung Mahapatih Gajah Mada, suasana terasa khidmat. Hendropriyono tak menyembunyikan rasa harunya.

"Suatu kehormatan untuk saya dan keluarga serta letting saya lulusan AMN 1967," ujarnya, Jumat (19/12/2025). "Kami terharu atas kehadiran Pangdam dan jajaran Kodam Jaya."

Kompleks kraton ini sendiri memang unik. Pengunjung bisa menjumpai Pendopo Maharaja Hayam Wuruk, lalu Alun Alun Raden Wijaya. Ada juga Tamansari Maharatu Tribhuwana Tunggadewi yang di dalamnya tersimpan replika Air Terjun Madakaripura dan Goa Suci dua situs aslinya berada di Jawa Timur.

Di sisi lain, latar belakang pembangunannya punya tujuan yang dalam. Mantan Kepala BIN ini membangunnya bukan sekadar untuk pajangan. Ia menyebut ini sebagai upaya restorasi peradaban, sebuah media edukasi bagi generasi penerus bangsa.

"Kita buat ini maksudnya supaya generasi penerus sadar takdirnya, sebagai bangsa yang besar," tutur Hendropriyono dengan serius.

Lalu ia bercerita, "Kakek saya sejak 1901 langganan majalah, tidak ada yang menunjukkan Indonesia bangsa yang besar. Jangankan barang-barang ini, ingatan kita saja bisa hilang. Itu fakta sejarah yang harus kita gali."

Pertemuan dua jenderal ini juga diwarnai canda. Hendropriyono yang pernah memimpin Kodam Jaya pada 1993-1994 mengaku sudah lupa masa jabatannya. "Saya sudah lupa kapan jadi Pangdam Jaya. Anak saya ada yang sudah punya cucu," selorohnya, mencairkan tawa.

Sebagai tanda mata, Hendropriyono menyerahkan sebuah miniatur kapal pinisi. Sementara dari sisi tamu, Mayjen Deddy Suryadi yang juga mantan Danjen Kopassus menyambutnya dengan album kenangan. Isinya? Foto-foto dokumentasi saat Hendropriyono masih aktif menjabat sebagai Pangdam Jaya dulu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini