Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa sistem infrastruktur transportasi ibu kota berhasil menempati peringkat ke-17 terbaik di dunia. Pengakuan internasional ini disampaikan di tengah optimisme bahwa Jakarta kini tidak lagi bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia, melainkan dengan metropolis global.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri Milad ke-14 Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur, Selasa, 5 Mei 2026. "Jakarta sekarang ini menjadi kota dengan infrastruktur transportasi nomor 17 terbaik dunia," ujarnya di hadapan para hadirin.
Meskipun capaian ini membanggakan, Pramono menekankan bahwa status Jakarta sebagai kota global menuntut standar pembangunan yang jauh lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa tolok ukur atau benchmark pembangunan saat ini harus disetarakan dengan kota-kota besar di berbagai belahan dunia, bukan lagi sekadar kota-kota di dalam negeri.
"Jakarta sebagai kota global, benchmark-nya bukan lagi kota di Indonesia, tetapi kota besar dunia," tegas Pramono.
Di sisi lain, sejumlah indikator ekonomi makro turut menjadi modal penting dalam proses transformasi kota. Pramono menyebut pertumbuhan ekonomi yang terjaga dan penurunan tingkat pengangguran sebagai faktor pendukung yang memperkuat posisi Jakarta di kancah global. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Jakarta harus terus berbenah karena persaingan kini telah memasuki skala internasional yang jauh lebih ketat.
Artikel Terkait
Dudung Bantah Punya Masalah Pribadi dengan Habib Rizieq dan Menolak Tudingan di Balik Pidato Prabowo
Kapal Nelayan Ditabrak Kapal Kargo di Perairan Kalianda, Satu ABK Hilang
Kapolda Sumsel Resmikan Kedai ADO Presisi, Wadah Ngopi dan Curhat Ojol Jaga Kamtibmas
Korban Longsor di Dramaga Bogor Ditemukan Meninggal, Satu Rekan Selamat