Dokter Tifa Klaim Dukungan Para Ahli untuk Sidang Kasus Jokowi
Lewat unggahan di akun X-nya pada Rabu, 21 Januari 2026, Dokter Tifa Tifauzia Tyas mengklaim bakal mendapat dukungan kuat dari sejumlah ahli ternama. Mereka disebutnya siap hadir di Polda Metro Jaya untuk mendukung posisinya, bersama Dr. Roy Suryo dan Dr. Rismon, dalam persidangan kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo.
"Alhamdulillah Profesor Henry Subiakto dari Universitas Airlangga, Begawan Komunikasi dan ITE," tulis Tifa, memulai daftarnya.
Tak cuma satu. Ia juga menyebut nama Profesor Doktor Dokter Zaenal Muttaqien, PhD dari Universitas Diponegoro.
"Beliau adalah Pakar Bedah Saraf dan Neuroscience," jelasnya lebih lanjut. "Yang khusus memberikan endorsement dan pembelaan atas expertise saya dalam bidang Neuroscience behavior. Ilmu itulah yang saya gunakan untuk meneliti pola perilaku Joko Widodo terkait dugaan penggunaan ijazah yang, menurut keyakinan berbasis ilmiah, adalah palsu."
Masih ada lagi. Professor Tono Saksono, alumni Universitas Gadjah Mada, USA, dan UK, juga disebutkan akan turut mendukung.
"Beliau yang memberikan pemahaman komprehensif mengapa Ilmu saya, Neuropolitika, menggunakan Data Digital dengan metodologi Assessment at Distance," katanya.
Menurut pengakuannya, total dukungan ini cukup masif. Tiga guru besar itu hanyalah bagian dari rombongan yang lebih besar.
"Selain 3 orang GURU BESAR tersebut, masih ada sekitar 17 AHLI, para Profesor yang akan hadir di POLDA," sebut Tifa dengan tegas. "Mereka siap memberikan kesaksian dan keahlian yang MENDUKUNG penelitian yang dilakukan oleh saya, dr. Tifa, Roy Suryo, dan Rismon Sianipar."
Di akhir pernyataannya, ia meminta publik untuk menunggu perkembangan selanjutnya. Pesannya singkat.
"Tunggu infonya," tutup dokter Tifa.
Artikel Terkait
Empat Pelajar SMK di Lampung Barat Temukan Celah Keamanan Sistem Digital NASA, Diakui sebagai White Hacker Dunia
Trabzonspor Lolos ke Babak Berikutnya Piala Turki Usai Kalahkan Samsunspor Lewat Adu Penalti
Pabrik Minyakita di Sidoarho Curangi Takaran, Isi Jeriken 5 Liter Hanya 4,3 Liter
Persebaya Surabaya Hentikan Tren Negatif dengan Kemenangan 2-0 atas Malut United