Dewan Keamanan PBB bakal menggelar sidang darurat pada Senin mendatang. Pertemuan mendesak ini diagendakan untuk membahas situasi di Ukraina, yang kembali memanas setelah serangan besar-besaran Rusia. Desakan untuk segera bersidang muncul tak lama setelah Wali Kota Kyiv, Vitaliy Klitschko, memperingatkan warganya untuk pergi dari ibu kota. Alasannya jelas: separuh lebih bangunan tempat tinggal di sana kini tak punya pemanas, di tengah suhu yang menusuk hingga di bawah nol derajat.
Serangan bertubi-tubi itu, menurut Klitschko, telah memicu pemadaman pemanas massal. Bayangkan, di cura beku seperti sekarang.
Di sisi lain, Kremlin baru-baru ini mengonfirmasi sesuatu yang mengkhawatirkan. Mereka meluncurkan rudal balistik Oreshnik ke Ukraina. Ini adalah kali kedua senjata jenis itu digunakan sejak perang pecah pada 2022 silam.
Melalui sebuah surat resmi ke Dewan Keamanan, Duta Besar Ukraina Andriy Melnyk menyampaikan kecamannya dengan keras.
Artikel Terkait
Kepala KPP Jakarta Utara Dicokok KPK, Suap Pajak Rp 4 Miliar Beralih ke Dolar Singapura
KPK Gelar OTT Perdana 2026, Kantor Pajak dan Perusahaan Tambang Jadi Sasaran
Trump Siap Bantu Iran, Gelombang Protes Makin Mengguncang
Paus Leo XIV Soroti Luka Gereja: Pintu Tak Boleh Tertutup bagi Korban