Begitu bunyi pernyataannya yang dilansir AFP, Sabtu lalu. Surat itu juga secara spesifik menyebut penggunaan rudal balistik jarak menengah 'Oreshnik' yang diarahkan ke wilayah Lviv.
tambah Melnyk lagi. Klaim Moskow soal rudal ini memang bikin merinding: mereka bilang Oreshnik hampir mustahil dihentikan dan bisa dipasangi hulu ledak konvensional maupun nuklir.
Menurut kabar dari sejumlah sumber diplomatik, permintaan Ukraina untuk sidang darurat ini tak bertepuk sebelah tangan. Dukungan datang dari setidaknya enam anggota Dewan Keamanan, yakni Prancis, Latvia, Denmark, Yunani, Liberia, dan Inggris. Sidang Senin nanti dipastikan akan tegang.
Artikel Terkait
Hujan Deras Lumpuhkan Transjakarta, Rute Ini Paling Parah
Waspada Banjir, Status Siaga di Dua Titik Ibu Kota Naik ke Level 3
JPO Sarinah Kembali Dibangun, Target Rampung Akhir Februari
Hujan Deras, Mobil Ringsek di KM 11 Tol Serpong Picu Macet Parah