Raja Yordania Apresiasi Komitmen Indonesia untuk Solusi Dua Negara

- Rabu, 25 Februari 2026 | 21:40 WIB
Raja Yordania Apresiasi Komitmen Indonesia untuk Solusi Dua Negara

Di Istana Basman, Amman, Rabu lalu, Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan yang luar biasa hangat dari Raja Abdullah II. Pertemuan bilateral itu bukan sekadar formalitas belaka. Raja Yordania itu secara khusus menyoroti komitmen Indonesia dalam memperjuangkan solusi dua negara untuk konflik yang terus berkecamuk.

"Peran bangsa anda, saya pikir, dalam semua tantangan di wilayah itu sangat penting," ujar Raja Abdullah II.

Ia melanjutkan dengan nada yang penuh apresiasi, "Saya tahu betapa Anda berkomitmen pada solusi dua negara, betapa Anda menghargai masa depan orang-orang positif."

Bagi sang Raja, upaya Indonesia menciptakan perdamaian itu bukan hal kecil. Langkah itu punya makna yang dalam, terutama bagi rakyat Yordania yang merasakan langsung gejolak di kawasan. "Ini adalah sesuatu, jelas, yang menghangatkan hati kita," katanya. Komitmen Indonesia untuk perdamaian dan perlindungan warga sipil dinilainya sebagai hal yang krusial.

Tak cuma pujian, Raja Abdullah II juga menegaskan kesiapan Yordania untuk mendukung peran Indonesia. Posisi strategis Indonesia, baik secara politik maupun ekonomi, dianggapnya sebagai aset berharga.

"Saya menantikan diskusi ini tentang bagaimana kita dapat membantu saudara dan saudari kita dalam usaha ini," tuturnya.

Hubungan kedua negara sendiri sudah terjalin puluhan tahun. Relasi yang erat di bidang pertahanan hingga investasi ini telah membentuk ikatan yang lebih dari sekadar mitra diplomatik. Ada nuansa persaudaraan yang kuat.

"Selalu menyenangkan bertemu Anda, khususnya di rumah kedua Anda di Yordania," sambut Raja Abdullah dengan ramah.

Ia menambahkan, "Saya tahu bahwa orang-orang saya, orang-orang Anda, tahu bahwa kita memiliki hubungan persaudaraan yang sangat istimewa di antara kami berdua selama bertahun-tahun."

Pertemuan di Amman itu, singkatnya, bukan hanya membahas politik. Lebih dari itu, ia mengukuhkan sebuah persahabatan lama yang tetap relevan di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar