Di Kabupaten Rokan Hilir, semangat gotong royong terasa begitu kental di sebuah lokasi pembangunan. Di sana, program Jembatan Merah Putih Presisi sedang dikebut pengerjaannya. Sasaran utamanya jelas: memperkuat infrastruktur penunjang pendidikan di daerah pelosok. Kali ini, fokusnya ada pada jembatan akses menuju SDN 014 Putat, di Kecamatan Tanah Putih, yang kini sudah masuk tahap pengecoran.
Memasuki hari keenam, tepatnya Selasa lalu, pekerjaan sudah bergeser ke struktur lantai dan tiang penyangga. Jembatan itu dibangun kokoh, mengandalkan struktur dari coran beton. Bagi para siswa dan guru yang setiap hari melintasi Jalan KH Jalaludin di Dusun III itu, proyek ini ibarat angin segar. Harapan baru untuk aktivitas belajar mengajar yang lebih aman.
Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, memberikan keterangan terkait progresnya.
"Sampai sore ini, kami fokuskan pada pemasangan mal untuk lantai lanjutan dan tiang penyangga di kedua sisi," ujarnya.
Ia menambahkan, material bangunan sudah lengkap di lokasi. Alhasil, proses pengerjaan tak terkendala masalah logistik.
Rencananya, setelah rangka besi dan papan penahan terpasang sempurna, aksi pengecoran massal akan digelar pada Rabu esok. Suasana di lokasi pun tampak solid. Personel gabungan dari BKO Brimob pimpinan Ipda Dahrial, bersama rekan dari BKO Polda Riau dan Polsek Tanah Putih, bahu-membahu dengan tukang ahli. Mereka kompak.
Tak cuma unsur kepolisian yang terlibat. Pemerintah Desa juga turun langsung memantau. Sekretaris Desa Putat, Budiman S.Pd, hadir di lokasi bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Leonardo L. Gaol. Tujuannya satu: memastikan pembangunan lancar dan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Pada intinya, Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah wujud nyata kepedulian Polri. Terutama untuk keselamatan anak sekolah. Dengan jembatan permanen yang kokoh, risiko kecelakaan saat menyeberang bisa ditekan.
"Kami ingin anak-anak di Kepenghuluan Putat ini pergi sekolah dengan rasa aman. Jembatan ini adalah investasi kita untuk masa depan mereka," tambah Kapolsek.
Dari Tanah Putih ke Kampung Aman
Proyek serupa ternyata tidak hanya berlangsung di Tanah Putih. Di sisi lain Kabupaten Rokan Hilir, tepatnya di Jalan Kampung Aman, Kepenghuluan Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, pembangunan jembatan serupa juga berjalan. Progresnya sudah mencapai 40 persen.
Jembatan di RT 24 RW 03 ini bagian dari program Polri untuk mempermudah akses masyarakat pesisir. Tujuannya meningkatkan konektivitas antar dusun di Rohil. Bagi warga Kampung Aman, impian memiliki jembatan layak dan aman kini sudah di depan mata. Sebelumnya, akses di sini sangat bergantung pada cuaca dan infrastruktur yang seadanya.
Komitmen untuk Keadilan Akses
Di balik semua proyek fisik ini, ada narasi yang lebih besar. Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menyampaikan bahwa kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi adalah bentuk komitmen Polri. Komitmen untuk menghadirkan keadilan akses dan konektivitas bagi seluruh lapisan masyarakat Riau. Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi langsung dari Presiden dan Kapolri untuk mempercepat pemerataan di daerah terpencil.
"Ini adalah bentuk pelaksanaan kegiatan kolaborasi dengan masyarakat. Polri hadir bergandengan tangan dengan Pemda," tegas Irjen Herry Heryawan di Pekanbaru, Rabu pekan lalu.
Berdasarkan asesmen tim Polda Riau, banyak wilayah yang aksesnya terputus akibat kondisi jembatan yang memprihatinkan. Sebagai respons, Satgas akan menangani 26 titik jembatan tersebar di seluruh Riau. Rinciannya, 17 unit jembatan baru dengan total panjang 463 meter, dan 9 unit lagi akan direnovasi dengan total panjang 263 meter.
Bagi jenderal bintang dua ini, ada nilai keadilan yang sedang diperjuangkan. Anak-anak di pedalaman berhak merasakan keselamatan yang sama saat berangkat sekolah seperti anak-anak di kota.
"Ada keadilan yang harus kita bangun di situ. Saudara-saudara kita di daerah juga berhak merasakan fasilitas yang sama baiknya," pungkasnya dengan nada tegas.
Artikel Terkait
Ketua TP PKK Tri Tito Karnavian Apresiasi Capaian Imunisasi Anak Sulsel, Dorong Perbaikan Pola Asuh
Menlu Iran Tiba di Beijing di Tengah Ketegangan dengan AS dan Israel, China Jadi Mitra Kunci
Ade Armando Mundur dari PSI, Sebut Ingin Lindungi Partai dari Serangan
UEA Tuding Iran Dalang Serangan Rudal dan Drone, Teheran Bantah Keras