Asap hitam pekat mengepul tinggi di langit Teheran, Selasa (3/2) kemarin. Sumbernya? Kebakaran besar yang melalap sebuah pasar di kawasan Jannat Abad, sebelah barat ibu kota Iran itu. Sampai sekarang, apa yang memicu musibah ini masih jadi tanda tanya.
Untungnya, kabar baik datang dari pihak berwenang. Menurut Mohammad Behnia, komandan operasi layanan darurat Teheran, insiden tersebut setidaknya sejauh ini tidak memakan korban luka. Pernyataan itu dikutip langsung oleh kantor berita AFP.
Kawasan yang terbakar itu sendiri dikenal padat. Jannat Abad dipenuhi oleh deretan kios dan toko, membuat upaya pemadaman jadi tantangan tersendiri. Jalal Maleki, juru bicara departemen pemadam kebakaran Teheran, menggambarkan betapa besarnya kobaran api itu.
"Kebakaran itu meluas, sampai-sampai terlihat dari berbagai bagian Teheran,"
katanya seperti dilaporkan televisi pemerintah. Nyaris tak terbayangkan, sebuah titik api bisa dilihat dari banyak sudut kota yang luas.
Merespons kejadian, tim pemadam kebakaran langsung diterjunkan. Mereka bergegas ke lokasi secepat mungkin untuk membendung si jago merah. Rekaman yang beredar menunjukkan betapa dahsyatnya situasi saat itu: kepulan asap hitam yang tebal bukan main membubung tinggi, menyelubungi kawasan di sekitarnya dalam gelap.
Meski begitu, operasi pemadaman terus berjalan. Investigasi pun pasti akan menyusul untuk mengungkap titik awal api yang sebenarnya.
Artikel Terkait
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus PRT Anak Lompat dari Kos Majikan di Bendungan Hilir
Mahfud MD: Rekomendasi KPRP Dorong Polri Bertransformasi Menjadi Polisi Sipil
Kakorlantas Ajak Pengemudi Ojol Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
BPOM Terbitkan Aturan Baru Pengelolaan Dana BOK POM untuk Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah