Korps Lalu Lintas Polri lagi-lagi memperketat pengawasan. Kali ini, mereka mengerahkan drone berteknologi ETLE di sejumlah titik padat, mulai dari Bogor, ruas Jakarta Timur yang mengarah ke Bogor, hingga wilayah Jakarta Selatan. Tujuannya jelas: menekan pelanggaran dan kecelakaan di kawasan dengan mobilitas tinggi.
Menurut Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho, inovasi drone ini adalah langkah strategis. "ETLE Drone Patrol Presisi merupakan inovasi strategis Korlantas Polri dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan," tegasnya.
Dengan kamera canggih, drone bisa memantau lalu lintas secara real-time dari udara. Pengawasan jadi lebih luas dan presisi, terutama di jalur-jalur penghubung yang selalu ramai seperti Jakarta-Bogor. Fokusnya pun jatuh pada titik-titik yang memang sudah dikenal rawan.
Nah, sasaran utama operasi ini ternyata spesifik. Direktur Penegakan Hukum Korlantas, Brigjen Faizal, menyoroti satu pelanggaran yang sering dianggap sepele: pengendara motor yang ogah pakai helm berstandar SNI.
"Pelanggaran tersebut dinilai sebagai salah satu faktor utama tingginya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas," ujar Faizal.
Artikel Terkait
Dunia Hari Ini: AS-India Sepakat Turunkan Tarif, Sementara Pakistan Berdarah
BNN Bongkar Ratusan Jaringan Narkoba, Sita Sabu 4 Ton dan Musnahkan Ratusan Ribu Batang Ganja
Adies Kadir Resmi Ditetapkan sebagai Hakim MK, Mundur dari Golkar
MUI dan Ormas Islam Temui Prabowo, Bahas Langkah Indonesia di Dewan Perdamaian Trump