Uban Bisa Dibalik? Rahasianya Ternyata pada Sel yang Macet

- Selasa, 03 Februari 2026 | 14:42 WIB
Uban Bisa Dibalik? Rahasianya Ternyata pada Sel yang Macet

Rambut beruban selalu dikaitkan dengan usia yang bertambah. Tapi jangan buru-buru pasrah. Kabar terbaru dari dunia sains justru memberi angin segar: proses memutihnya rambut ternyata berpotensi untuk dibalikkan.

Kuncinya ada pada sel punca. Lebih spesifik lagi, sel punca melanosit atau McSCs. Sel-sel kecil inilah pabrik pigmen pewarna rambut kita.

Nah, dalam kondisi normal, sel-sel ini punya sifat unik. Mereka bisa berpindah-pindah dengan lincah di sepanjang folikel rambut. Pergerakan dinamis ini penting banget. Dengan berpindah ke kompartemen yang tepat, McSCs mendapat sinyal untuk matang dan mulai memproduksi melanin yang membuat rambut kita hitam, coklat, atau pirang.

Namun begitu, masalah muncul seiring waktu. Sebuah studi mutakhir dari NYU Grossman School of Medicine, yang dimuat di jurnal Nature, mengungkapkan sesuatu. Penelitian pada tikus menunjukkan, sel-sel McSCs itu bisa kelelahan dan akhirnya 'macet'.

Mereka terjebak di area bernama bulge, sebuah bagian tonjolan di folikel. Persoalannya, di tempat itu mereka terisolasi. Padahal, untuk berubah jadi sel penghasil pigmen, mereka harus kembali ke germ compartment, di mana protein WNT berada. Protein itulah yang memberi perintah untuk memproduksi warna.

Tanpa sinyal itu? Produksi pigmen terhenti total. Rambut yang tumbuh berikutnya pun tak lagi berwarna, alias uban.

Mayumi Ito, profesor di NYU Langone Health yang menjadi peneliti senior studi ini, menjelaskan lebih jauh.

"Hilangnya fungsi seperti bunglon pada sel punca melanosit inilah yang mungkin bertanggung jawab atas uban dan hilangnya warna rambut," ujarnya.


Halaman:

Komentar